Serangan balik Dirut Pelindo II atas aksi berontak anak buahnya
Dirut Pelindo II menjelaskan persoalan pengunduran diri massal direksi Pelindo pada DPR.
Pengunduran diri 21 orang direksi PT Pelindo II akhirnya memaksa Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino menjelaskan permasalahan ini di hadapan DPR. Semua bermula dari pengunduran diriDirektur Umum dan SDM yang merangkap sebagai Direktur Keuangan Cipto Pramono.
Lino menyatakan tidak cocok lagi bekerja dengan Cipto dan memintanya untuk mengundurkan diri. Lino mengaku sudah tidak bisa mempercayai Cipto karena telah melanggar integritas.
"Ada beberapa hal yang terjadi. Pertama, yang terjadi adalah slip gaji karyawan tiba-tiba muncul potongan arisan Perisindo (Persatuan Istri Pelindo)," ujar Lino di Komplek Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/12).
Mengetahui hal itu, Lino lantas memerintahkan Cipto untuk menghilangkan potongan iuran sebesar Rp 100.000 itu. Tetapi, Cipto ternyata tidak menjalankan instruksi Lino.
"Masalah kedua, ada acara peringatan ulang tahun IPC sudah kita sudah lakukan empat tahun, itu acara kantor, tidak ada serikat pekerja ikutan, rundown saya tahu setelah saya datang. Saya lihat loh serikat pekerja kok ikut bicara, ikut meresmikan, Pak Cipto berdiri tidak mengoreksi itu, artinya ini orang tidak bisa dipercaya," ungkap Lino.
Atas hal itu, Lino kemudian memanggil Cipto dan memintanya untuk mengundurkan diri. "Saya katakan ke dia, pilihannya hanya dua, mengundurkan diri atau saya laporkan ke Menteri BUMN," jelasnya.
Cipto akhirnya menyerahkan surat pengunduran diri tertanggal 10 Desember 2013. "Saya tidak bisa menolak pengunduran diri itu, karena kalau saya tolak, saya bisa dituding melanggar HAM," ungkap dia.
Lebih lanjut, Lino mengatakan, jika Cipto ditarik kembali, maka dia akan mundur. "Prinsipnya, saya tidak bisa bekerja dengan orang yang tidak saya percaya," pungkas dia.
Baca juga:
Dirut Pelindo II akan pecat semua karyawan bagian keuangan
Fakta di balik aksi berontak 21 bos Pelindo II
'Paksa' anak buah mudur, Dirut Pelindo II langgar wewenang
Dirut Pelindo 'paksa' anak buah mundur gara-gara panggung ultah
Dirut Pelindo II tidak berhak paksa anak buah mengundurkan diri