Sepanjang 2020, Laba Bersih Antam Meroket Hingga Rp1,15 Triliun
PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mencatat kinerja keuangan yang sangat positif dan solid selama tahun 2020. Tercatat, Antam membukukan laba sebesar Rp 1,15 triliun, naik 493 persen dibandingkan tahun 2019.
PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mencatat kinerja keuangan yang sangat positif dan solid selama tahun 2020. Tercatat, Antam membukukan laba sebesar Rp 1,15 triliun, naik 493 persen dibandingkan tahun 2019.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) disebutkan capaian Ebitda menunjukkan kinerja positif dengan perolehan Rp 3,19 triliun. Laba kotor tercatat Rp 4,48 triliun, lava usaha sebesar Rp 2,03 triliun. Sehingga laba bersih yang dibukukan Rp 1,15 triliun.
Untuk itu, dalam RUPST tersebut diputuskan perusahaan akan membagikan deviden 35 persen dari laba bersih yang diperoleh pada tahun 2020. Sehingga total deviden yang dibagikan yakni Rp 402, 27 miliar. Sedangkan sisanya Rp 747,08 miliar akan menjadi saldo laba.
"Kebijakan deviden telah disetujui akan dibagikan 35 persen dari laba bersih 2020," kata Sekretaris Perusahaan Antam, Kunto Purwoko dalam konferensi persnya, Jakarta, Rabu (7/4).
Kunto menjelaskan penjualan emas Antam tahun 2020 mencatatkan pertumbuhan yang positif meski terjadi pandemi Covid-19. Tercermin dari penjualan emas menjadi penyumbang terbesar pendapatan perusahaan yakni dengan nilai Rp 19,36 triliun atau 71 persen dari total penjualan sepanjang tahun lalu.
"Penjualan emas di 2020 yang menjadi penyumbang terbesar pendapatan perusahaan dg nilai Rp19,36 triliun atau 71 persen," kata dia.
Baca juga:
Harga Emas Naik Rp4.000, Dibanderol Rp 924.000 per Gram
Turun Lagi, Harga Emas Dibanderol Rp920.000 per Gram
Harga Emas Turun Rp1.000 di Awal Pekan, Dibanderol Rp921.000 per Gram
Harga Emas Masih Bertahan di Rp 922.000 per Gram
Akhir Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp922.000 per Gram
Usai Anjlok, Harga Emas Meroket Rp10.000 Menjadi Rp 913.000 per Gram