LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Selama masih ada budaya minta 'komisi', ekonomi RI tak akan maju

Hartanto juga mendorong kemandirian industri Tanah Air.

2016-04-07 13:04:18
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menggelar pertemuan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. Pertemuan itu membahas mengenai strategi di sektor industri dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Hadir dalam pertemuan itu Menteri Perindustrian era pemerintahan Presiden Soeharto yakni Hartarto Sastrosoenarto dan Menteri Koperasi era pemerintahan Presiden Soeharto yakni Subiakto Tjakrawerdaya.

"Indonesia itu bangsa yang besar, tapi nggak banyak produk yang bisa kita hasilkan sendiri. Kuncinya adalah industrialisasi, nah hari ini kita akan bahas strateginya," kata Hartarto, Jakarta, Kamis (7/4).

Hartarto melihat China sebagai negara yang patut dicontoh dalam hal dorongan untuk menciptakan industri di sektor ketenagalistrikan. "Dia (China) belajar dari Swiss kok bisa cepat sekali akhirnya bisa mengembangkan sendiri. Indonesia bisa juga. Yang penting jangan mengutamakan 'komisi'. Kalau masih mengutamakan 'komisi' tidak akan masuk itu upaya pengembangan," tuturnya.

Dia menilai, Indonesia memiliki peluang yang sangat besar di sektor industri. Namun, belum digarap secara maksimal lantaran masih sangat bergantung kepada produk-produk impor.

Hartarto mencontohkan sektor industri alat berat. Menurutnya, alat berat dengan merek-merek luar negeri masih mendominasi pengerjaan proyek-proyek infrastruktur dalam negeri.

Oleh sebab itu, Hartarto mendukung perkembangan perusahaan BUMN, PT Pindad yang mulai berani memproduksi alat-alat berat dan alutsista. Hartato melihat peluang yang sangat besar bagi perusahaan-perusahaan lokal untuk menggeluti bidang industri alat berat.

"Kemudian, industri pesawat terbang Ok, kapal laut potensinya juga besar. Karena kita lautnya luas, itu harus dilanjutkan. Hanya saja industri mesin harus mengikuti," imbuh Hartarto.

Baca juga:
Genjot perekonomian, Bank Mandiri nilai perlu ada insentif industri
Bank Mandiri sebut belanja pemerintah tumpuan pertumbuhan 2016
Kadin sebut ekonomi digital & kelapa sawit vital bagi pertumbuhan RI
Daftar negara terkaya sejagat: Indonesia peringkat 103
Dengan teknologi, bisnis merek baru bisa libas produk ternama
'Perkembangan teknologi tak bisa dipisahkan dari dunia usaha'
Target pertumbuhan ekonomi 7 persen tak bisa dicapai di 2019

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.