Sektor Produksi Dominasi Penyaluran KUR BRI, Pertanian Sumbang Rp50,95 Triliun
Sejak 2015 hingga Agustus 2025, total akumulasi penyaluran KUR BRI telah mencapai Rp1.371 triliun kepada 45,2 juta penerima.
BRI terus mendorong pertumbuhan ekonomi akar rumput secara berkelanjutan. Hal ini tercermin dari pencapaian penyaluran KUR BRI sepanjang periode Januari sampai dengan Agustus 2025 yang telah mencapai sebesar Rp114,28 triliun kepada 2,5 juta debitur UMKM. Penyaluran KUR BRI ini setara dengan 65,31% dari total alokasi KUR BRI tahun 2025, yaitu sebesar Rp175 triliun.
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI sepanjang Januari hingga Agustus 2025 didominasi oleh sektor produksi, meliputi pertanian, perikanan, perdagangan, industri, dan jasa lainnya. Dari total penyaluran KUR BRI, sektor produksi menyumbang 64,07%.
Sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan pembiayaan Rp50,95 triliun atau 44,58% dari total penyaluran KUR BRI hingga Agustus 2025. Capaian ini mencerminkan komitmen BRI dalam memperkuat sektor riil sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Sejak 2015 hingga Agustus 2025, total akumulasi penyaluran KUR BRI telah mencapai Rp1.371 triliun kepada 45,2 juta penerima.
"Hal ini adalah bukti nyata konsistensi BRI mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui strategi pembiayaan yang inklusif dan tepat sasaran sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya, Rabu (17/9/2025).