Sejarah satelit BRIsat, pemersatu ribuan pulau Indonesia
Pembelian satelit ini sebenarnya telah berhembus sejak Mei 2014 silam.
Sebuah satelit milik Indonesia atau lebih tepatnya milik PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah sukses diluncurkan dari Kuorou Guyana, Prancis pada Minggu (19/6) pukul 04.38 WIB. Satelit yang diberi nama BRIsat ini nantinya akan dipergunakan untuk memberikan layanan jasa perbankan kepada para nasabah yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.
"Dilandasi dengan tujuan mulia untuk memberikan layanan jasa perbankan terbaik bagi rakyat Indonesia, Alhamdulillah launching BRIsat dapat berjalan sesuai rencana," kata Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam di Kourou, Guyana Prancis melalui teleconference, Minggu (18/6).
Pembelian satelit ini sebenarnya telah berhembus sejak Mei 2014 silam. Dahlan Iskan yang saat itu menjabat sebagai Menteri BUMN bahkan menulis khusus soal satelit ini dalam Catatan Dahlan Iskan atau Manufacturing Hope Dahlan Iskan.
"Hari itu Direktur Utama BRI, Sofyan Basyir, menandatangani kontrak pembelian satelit dari perusahaan Amerika Serikat Space System/Loral, LLC. Satelit itu akan diluncurkan oleh perusahaan Prancis, Arianespace," isi kutipan Catatan Dahlan Iskan kala itu.
Dalam catatannya, Dahlan juga mengulas tentang pentingnya Indonesia mempunyai satelit sendiri. Menurut Dahlan, yang paling tahu soal perlu atau tidaknya membeli satelit sendiri tentu manajemen BRI sendiri.
"Kalau Indonesia itu seperti Tiongkok atau India, memang tidak perlu," jawab Sofyan Basyir, Dirut BRI (kala itu). Dua negara itu berupa daratan (mainland). Komunikasinya bisa lewat kabel.
Tapi Indonesia ini berpulau-pulau, jarak dari Barat sampai ke Timur sejauh 5.200 Km. Jaringan BRI menyebar ke seluruh pelosok dan ke seluruh pulau.
"Kalau BRI sudah puas seperti ini, juga tidak perlu satelit," tambahnya.
Secara tegas, Dahlan Iskan saat itu sangat mendukung langkah BRI memiliki satelit sendiri. Menurutnya, langkah ini bisa menyatukan pulau-pulau di Indonesia.
"Saya memang menyetujui langkah besar BRI ini. Dengan demikian BRI bisa memberikan pelayanan lebik baik. Bahkan bisa leluasa membuka jaringan di pulau sejauh apa pun dan seterpencil apa pun. Pulau-pulau yang jauh itu tidak lagi jauh secara sistem. Semuanya bisa dikontrol secara tersentral dan real time."
Baca juga:
Berkat BRISat akses perbankan tak lagi gamang di kampung halaman
Hadirnya BRIsat membuat pelayanan perbankan optimal selama Ramadan
BRISat siap bantu masyarakat di pedalaman lebih melek teknologi
APJII tanggapi positif soal satelit BRIsat
Saat anak negeri mampu operasikan satelit BRI sendiri
Arianespace: kolega BRI di kancah antariksa
Langkah inovatif BRI jadikan UMKM Indonesia pemimpin pasar regional