LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sebelum Pecat Direksi KF Diagnostika, Erick Thohir Sempat Evaluasi Kimia Farma

Kementerian BUMN meminta Kimia Farma melakukan evaluasi besar pasca terungkapnya kasus penggunaan alat rapid tes antigen berulang yang terjadi di Bandar Udara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara. Perintah evaluasi tersebut langsung diinstruksikan Menteri BUMN, Erick Thohir.

2021-05-16 16:39:15
Kimia Farma
Advertisement

Kementerian BUMN meminta Kimia Farma melakukan evaluasi besar pasca terungkapnya kasus penggunaan alat rapid tes antigen berulang yang terjadi di Bandar Udara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara. Perintah evaluasi tersebut langsung diinstruksikan Menteri BUMN, Erick Thohir.

"Kemarin Menteri BUMN, Erick Thohir meminta Kimia Farma melakukan evaluasi terhadap penggunaan rapid antigen di Medan, khususnya yang reduce atau pemakaian kembali alat rapid," kata Staf Ahli Menteri BUMN Erick Thohir, Arya Sinulingga kepada wartawan, Jakarta, Minggu (16/5).

Instruksi tersebut diharapkan bisa menjadi evaluasi besar-besaran di tubuh perusahaan farmasi milik negara. Meskipun, yang bertanggungjawab dalam kasus ini yakni Kimia Farma Diagnostika (KFD).

Advertisement

"Diharapkan ini semua ada evaluasi besar buat kawan-kawan di Kimia Farma juga," kata dia.

Sayangnya, instruksi tersebut juga diikuti dengan keputusan Bos BUMN untuk mengganti semua direksi KFD. Tak hanya mengganti, para direksi juga dipecat Erick Thohir.

"Pak Erick memutuskan mengganti semua dan berhentikan semua direksi di KFD ini," kata dia.

Advertisement

Sebagaimana diketahui, Erick Thohir nampaknya sangat marah dengan tindakan Kimia Farma Diagnostika yang melakukan praktik pemakaian antigen bekas di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utama. Dia sampai memecat seluruh direksi dan mempersilahkan berkarir di tempat lain.

"Karena memang sudah tak sejalan dengan core value tersebut, maka tidak memandang siapa dan apa jabatannya, maka kami persilakan untuk berkarir di tempat lain," kata Erick dalam siaran pers, Jakarta, Minggu (16/5).

Erick menjelaskan, kelemahan sistem membuat kasus antigen bekas dapat terjadi. Hal ini berdampak luas bagi kepercayaan masyarakat, padahal sebagai perusahaan layanan kesehatan rasa kepercayaan yang diperoleh dari kualitas pelayanan menjadi hal yang tak bisa ditawar.

Baca juga:
Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir
Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika Buntut Kasus Antigen Bekas
Permintaan Melonjak, Perum Perindo Ekspor Ikan Kembung ke Thailand
Pemerintah Bentuk Panitia Holding BUMN Pangan
Gandeng Dufry, Menteri Erick Ingin 10 Produk UMKM Super Unggul Mendunia
Erick Thohir Tawarkan Tiga Proyek Kerja Sama ke Amerika Serikat
Erick Thohir: Proyek Gasifikasi Pertamina Pangkas Impor LPG

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.