Satu Minggu Pendaftaran CPNS 2021 Dibuka, Intip Kabar Penting Terbarunya Berikut ini
Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah membuka pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 sejak 30 Juni 2021. Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah membuka pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 sejak 30 Juni 2021. Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id.
Pendaftaran dilakukan secara serentak untuk tiga jenis kualifikasi peserta. Baik CPNS, PPPK guru dan PPPK non guru.
Total formasi yang telah ditetapkan saat ini berjumlah 688.623 kursi. "Di tahun 2021 ini karena formasinya luar biasa besar, maka diperkirakan potensi pendaftarnya mencapai 5 juta orang," ujar Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Suharmen.
BKN pun menyampaikan perkembangan terbaru seputar pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Total pendaftar per kemarin sudah mencapai 1.740.267 akun.
"Total Akun 1.740.267," demikian dikutip Facebook BKN.
1. Sembrono Saat Mendaftar Sirna Harapan
Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan kiat sukses mendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). BKN menyebut ada kesalahan yang sering kali dilakukan oleh peserta yang kemudian membuat gagal.
Adapun kesalahan fatal tersebut adalah tidak membaca dan memahami alur pendaftaran terlebih dahulu. Padahal, tahap ini menjadi penentu lolos menuju tahapan berikutnya.
"Banyak kesalahan yang dialami pendaftar saat melakukan registrasi di portal SSCASN. Rata-rata kesalahan mereka karena tidak membaca & memahami alur pendaftaran terlebih dahulu," demikian dikutip twitter @BKNgoid, Jakarta, Selasa (6/7).
BKN menegaskan, kesalahan seperti ini sudah tidak bisa diperbaiki. Di mana, kemudian konsekuensinya peserta akan gagal lulus seleksi administrasi.
"Bisa diperbaiki ga Min? Tidak. Kesalahan yang mereka lakukan seperti salah upload berkas, salah isi nama, salah pilih instansi dll. Konsekuensinya apa Min? Gagal lulus seleksi administrasi," tulis BKN.
Maka dari itu, BKN meminta pendaftar lebih teliti saat mendaftar. Hindari kesalahan kecil saat mengakhiri pendaftaran, agar bisa lolos seleksi administrasi. "Mereka bingung karena salah input dan sudah akhiri pendaftaran," tandasnya.
2. Instansi Paling Banyak dan Sedikit Dilamar
Adapun 10 instansi dengan peminat paling sedikit di antaranya adalah pemerintah Kota Baubau dengan peminat 1 orang, pemerintah Kabupaten Minahasa 4 orang.
Kemudian, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan peminat 7 orang, Pemerintah Kabupaten Buru Selatan 12 orang. Lalu Pemerintah Kabupaten Malinau 13 orang.
Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat 20 orang, Pemerintah Kabupaten Takalar 23 orang, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara 41 orang, Pemerintah Kota Gorontalo 49 orang dan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan 51 orang.
Sementara itu, 10 instansi peminat CPNS paling banyak di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional - 251.322
2. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia - 135.596
3. Kementerian Perhubungan - 80.466
4. Kementerian Kelautan dan Perikanan - 42.287
5. Kejaksaan Agung - 41.379
6. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan - 36.761
7. Badan Intelijen Negara - 22.652
8. Mahkamah Agung RI - 20.031
9. Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta - 18.484
10. Kementerian Komunikasi dan Informatika - 17.695.
(mdk/bim)