Satelit Multifungsi dipertimbangkan masuk Proyek Strategis Nasional
"Kami mempertimbangkan untuk memasukkan Satelit Multifungsi. Pemerintah masukkan itu ke PSN. Nanti itu pakai KPBU lagi, seperti Palapa Ring."
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mempertimbangkan proyek Satelit Multifungsi akan masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek tersebut dinilai sangat prioritas sehingga perlu dimasukan ke dalam PSN.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan, pembiayaan proyek Satelit Multifungsi akan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Ini artinya, skema tersebut sama seperti yang dilakukan dengan proyek satelit Palapa Ring.
"Kami mempertimbangkan untuk memasukkan Satelit Multifungsi. Pemerintah masukkan itu ke PSN. Nanti itu pakai KPBU lagi, seperti Palapa Ring," ujarnya di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (11/11).
Skema KPBU dinilai paling tepat karena posisi Kominfo dalam proyek tersebut hanya fokus sebagai regulator. Banyak badan usaha yang memiliki kompetensi lebih untuk mengelolanya atau sebagai operator.
"Karena Kominfo sebagai regulator fokus pada membuat regulasi sedangkan nanti untuk Palapa Ring dan satelit itu kan jadi operator. Jadi, nanti kami tidak memiliki kompetensi kapasitas. Alasan yang kedua adalah KPBU itu relatif jauh lebih baik dari pada APBN," jelas dia.
Rudiantara menargetkan 100 satelit multifungsi dibangun pada awal proyek tersebut. "Saya tidak hafal, ada sekitar 100 target awal. Nanti kita review mana yang sudah berjalan, setengah berjalan," pungkasnya.
Baca juga:
Menkominfo: Gak ada urusan, Google harus bayar pajak!
Menkominfo: Saya minta Apple bangun pusat riset di luar Jawa
Menkominfo bicara soal bisnis ponsel sampai TKDN
Tak bangun R&D, Apple diancam tak boleh jual produknya di Indonesia
Menkominfo soal pajak Google: Jangan dipaksa besok harus selesai