Saran Mendag Enggar agar gerai ritel bertahan di tengah gempuran e-commerce
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengatakan toko offline sudah seharusnya mengikuti gaya hidup masyarakat untuk bertahan. Menteri Enggar mendorong toko offline untuk merambah jual beli online. Dia mencontohkan MAP yang tetap meraih untung di tengah gempuran toko online.
Beberapa waktu terakhir, banyak toko ritel terpaksa menutup gerainya. Sebab, pendapatan toko tersebut menurun sejak masyarakat lebih memilih beralih berbelanja secara daring atau online.
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengatakan toko offline sudah seharusnya mengikuti gaya hidup masyarakat untuk bertahan. "Pola hidup masyarakat itu berubah dan itu di (seluruh) dunia," kata Menteri Enggar di Kantornya, Jakarta, Kamis (4/1).
Menteri Enggar mendorong toko offline untuk merambah jual beli online. Dia mencontohkan salah satu perusahaan retail PT Mitra Adi Perkasa (MAP) yang tetap meraih untung di tengah gempuran toko online.
"Saya tanya kepada MAP anda membukukan revenuenya meningkat keuntungan juga meningkat sedangkan ada toko yang dia tutup, dari mana kenaikannya? Dia bilang special store itu meningkat kemudian dari FB dia meningkat," ujar Menteri Enggar.
Baca juga:
Pelemahan industri ritel di tengah kemajuan ekonomi Indonesia
Tingkatkan pelayanan, Sarinah buka gerai di Mekkah dan Tokyo
Gaduh e-money di tahun ayam api
Meski ramai jual beli online, Ramayana tetap buka tiga gerai baru di Desember 2017
Pemilik minimarket akui rokok sumbang pendapatan besar
Analis beberkan penyebab ekonomi RI tumbuh stagnan 3 tahun terakhir
Bos OJK duga penutupan toko ritel karena masalah internal perusahaan