Sandiaga Uno: Indonesia berpotensi jadi pusat kopi dunia
Wakil Gubernur DKI terpilih Sandiaga Uno menghadiri acara ngopi bareng bersama jaringan wirausaha OK OCE di Morning Ville Cafe, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, tadi malam. Bersama puluhan wirausaha yang sudah bernaung di OK OCE, Sandi banyak bicara mengenai kopi, khususnya pengembangan usaha kopi di Jakarta.
Wakil Gubernur DKI terpilih Sandiaga Uno menghadiri acara ngopi bareng bersama jaringan wirausaha OK OCE di Morning Ville Cafe, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, tadi malam. Bersama puluhan wirausaha yang sudah bernaung di OK OCE, Sandi banyak bicara mengenai kopi, khususnya pengembangan usaha kopi di Jakarta.
Menurut Sandi, kopi Indonesia di luar negeri sangat terkenal sehingga seringkali disebut Java. "Kopi di luar negeri itu sebutannya java, jadi di kota-kota di negara maju itu ngopi sudah jadi budaya dan jadi gaya hidup masyarakat," ujar Sandi.
Dalam pandangan Sandi, Indonesia ke depannya berpotensi menjadi salah satu pusat atau epicentrum kopi dunia karena Indonesia adalah salah satu negara penghasil kopi terbaik di dunia
"Wong nama kopi di luar negeri itu Java kok," tukasnya.
Dalam acara ini, ada peserta yang mengusulkan agar DKI membentuk Jakarta Coffee Capital. Melalui ini, pengusaha kopi di Jakarta bisa mendapat tambahan modal untuk mengembangkan usaha kopi.
Sandi sendirj menyambut baik ide tentang Jakarta Coffee Capital. Sebab, berpeluang membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Namun, Sandi terlebih dulu akan mengumpulkan data yang akurat. Sebab, kebijakan yang baik akan selalu didukung oleh data yang akurat.
"Idenya oke oce banget membuka lapangan kerja misalnya kita lakukan gerakan ini," tuturnya.
Baca juga:
Kisah Yenni, wanita cantik tinggalkan posisi pimpinan bank dan jadi pengusaha pempek
4 Bisnis rumahan ini omzetnya di atas gaji bulanan, bisa sampai Rp 90 juta
Bikin Warung Muslimah, cara Ipemi tingkatkan kesejahteraan masyarakat
5 Tips jitu bangun usaha bisa untung dalam kurun waktu kurang dari setahun
Kisah inspiratif Vivi Leonita, merdeka di tengah kepahitan
Punya modal pas-pasan, ini 5 bisnis rumahan yang bisa digeluti
Kisah perempuan broker Harley Davidson, raup hingga Rp 10 juta/motor