LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sandiaga soal ukuran tempe setipis ATM: Jangan terlalu dramatis

Nilai tukar Rupiah yang terus melemah dalam waktu belakangan turut memengaruhi harga kacang kedelai yang terus melejit. Akibatnya, juga berdampak pada tahu dan tempe di pasar tradisional yang secara ukuran ikut mengecil.

2018-09-11 10:56:52
Sandiaga Uno
Advertisement

Nilai tukar Rupiah yang terus melemah dalam waktu belakangan turut memengaruhi harga kacang kedelai yang terus melejit. Akibatnya, juga berdampak pada tahu dan tempe di pasar tradisional yang secara ukuran ikut mengecil.

Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno meminta warga tidak melebih-lebihkan fakta bahwa tempe saat ini setipis kartu ATM lantaran nikai tukar dolar naik.

"Dengan kedelai yang diimpor, dolar naik pasti akan naik harga tenpe. As simple as that. Jadi do not be over dramatic atau melodramatic terhadap isue harga pasti akan naik, semua juga mengakui," kata Sandiaga di kawasan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (11/9).

Advertisement

Meski demikian, Sandiaga tidak menyalahkan masyarakat yang mengeluhkan ukuran tempe. "Itu adalah suara rakyat. Itu exactly word by word yang disampaikan mereka. Nah kalau mislanya teman mengartikan sebagai suara jeritan masyarakat? Iya. Hiperbolisme? Mungkin iya," imbuhnya.

Menurutnya keluhan masyarakat terhadap kenaikan harga bahan pokok bukan untuk saling menjatuhkan, melainkan mencari solusi. "Jangan juga denial dan jangan saling menjatuhkan. Cari solusinya, solusinya kita perkuat ekonomi rakyat, berpihak UNKM, pakai produk negeri, kurangi impor dan pemborosan," tuturnya.

Reporter: Delvira Hutabarat

Advertisement

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
BI klaim 90 persen korporasi punya utang asing sudah lakukan lindung nilai
5 Cara unik tangkal pelemahan Rupiah
BI soal Rupiah: Mata uang Australia & Selandia Baru juga melemah seperti kita
BI: Ironis jika ada yang sebut tahun ini seperti krisis 1998
OJK sebut industri keuangan masih mampu hadapi risiko depresiasi rupiah
Industri keuangan RI tak terpengaruh pelemahan Rupiah, ini buktinya

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.