LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Said Didu: Tidak mungkin Jamsostek bangkrut

Dana yang dikelola Jamsostek Rp 100 triliun, jika ada penyimpangan Rp 7,5 triliun, dinilai sudah bisa menutupi kerugian.

2012-09-27 12:06:55
jamsostek
Advertisement

Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara, Said Didu menilai sangat kecil kemungkinan Jamsostek bangkrut karena adanya kesalahan dalam pengelolaan dana jaminan hari tua (JHT), sebesar Rp 7,5 triliun. "Kalau ada penyimpangan bisa saja ada, tapi soal bangkrut itu tidak mungkin, sangat jauh." ujarnya pada merdeka.com, Kamis (27/9).

Dia mengatakan dana yang dikelola Jamsostek Rp 100 triliun, jika ada penilaian penyimpangan Badan Pemeriksa Keuangan sebesar Rp 7,5 triliun, masih bisa ditutupi oleh aset dan keuntungan Jamsostek. "Deviden Jamsostek selama ini tidak diambil. Ini bisa menutupi," katanya.

Said mengungkapkan setiap tahunnya, keuntungan perusahaan yang mengelola dana buruh ini mencapai Rp 2 triliun. Belum lagi ada sekitar Rp 5 triliun dana yang menganggur di perusahaan pelat merah tersebut. "Kalau bangkrut, sangat jauh dari kenyataan. Saya belum tahu detailnya BPK mengungkapkan itu, tapi kalau ada penyimpangan bisa saja terjadi, " ungkapnya.

Advertisement

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya pelanggaran dalam distribusi manfaat dana program Jaminan Hari Tua (JHT) di PT Jamsostek sebesar Rp 7,2 triliun. Lembaga audit tersebut, menilai ada potensi membuat perusahaan plat merah tersebut bangkrut.

Anggota VII BPK Bahrullah Akbar mengatakan harusnya dana bisa dimanfaatkan secara optimal dan dikembangkan lebih baik oleh Jamsostek. Namun, programnya mandek dan tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2004. "Seharusnya dana tersebut bisa dikembangkan melebihi jumlah Rp 7,2 triliun," katanya di Gedung BPK, Jakarta, Kamis (27/9).

(mdk/arr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.