LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

RUPSLB Wijaya Karya Setujui Perubahan Direksi dan Komisaris

Berdasarkan laporan keuangan per tahun 2018 yang belum diaudit, WIKA membukukan laba bersih sebesar Rp 52,89 persen menjadi Rp 2,07 triliun dibandingkan realisasi pada 2017 sebesar Rp 1,36 triliun.

2019-03-25 15:55:07
BUMN
Advertisement

Para pemegang saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menyetujui perubahan susunan direksi dan komisaris perseroan.

Keputusan itu diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) WIKA yang diselenggarakan pada Senin (25/3). Adapun susunan direksi dan dewan komisaris perseroan pasca RUPSLB adalah:

Komisaris Utama: Imam Santoso

Advertisement

Komisaris Independen: Achmad Hidayat

Komisaris Independen: Suryo Hapsoro

Komisaris: Liliek Mayasari

Advertisement

Komisaris: Freddy Saragih

Komisaris: Edy Sudarmanto

Sedangkan jajaran Dewan Direksi adalah sebagai berikut:

Direktur Utama: Tumiyana

Direktur Operasi I: Agung Budi Waskito

Direktur Operasi II: Bambang Pramujo

Direktur Operasi III: Destiawan Soewardjono

Direktur Human Capital dan Pengembangan: Novel Arsyad

Direktur Keuangan: Ade Wahyu

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana menjelaskan, berdasarkan laporan keuangan per tahun 2018 yang belum diaudit, WIKA membukukan laba bersih sebesar Rp 52,89 persen menjadi Rp 2,07 triliun dibandingkan realisasi pada 2017 sebesar Rp 1,36 triliun.

Sementara itu, penjualan Wijaya Karya (belum termasuk proyek-proyek kerja sama operasi/KSO) sepanjang tahun lalu mencapai Rp 31,16 triliun, tumbuh sekitar 19,03 persen dari Rp 26,18 triliun di periode yang sama tahun 2017.

"Kontribusi penjualan terbesar datang dari sektor infrastruktur dan gedung. Kemudian diikuti sektor berikutnya yaitu energi dan industrial plant, industri dan properti," ujar dia.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Mundur dari Target, Holding BUMN Perumahan Diperkirakan Rampung Usai Pemilu
Wijaya Karya Target Pembangunan KA Cepat Jakarta-Bandung Capai 55 Persen di 2019
Sarinah Gandeng PP dan Wika Bangun Kompleks Bisnis di Jalan Thamrin
2 Anak Usaha Wijaya Karya Bakal IPO di 2019
2019, Wijaya Karya Siapkan Belanja Modal Rp 22 Triliun
Wijaya Karya Gabung Dalam Holding BUMN Perumahan, ini Alasan Pemerintah

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.