Rupiah merosot ke level terendah dalam lima bulan terakhir
Pada siang tadi, Rupiah sempat menyentuh level Rp 13.865 per USD.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) ditutup melemah di perdagangan hari ini, Jumat (11/11). Rupiah ditutup di level Rp 13.383 per USD atau melemah 245 poin dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.138 per USD.
Bloomberg mencatat, Rupiah kali ini menyentuh level terendah dalam lima bulan terakhir. Pada siang tadi, Rupiah sempat menyentuh level Rp 13.865 per USD.
Pelemahan Rupiah ini disebabkan adanya kekhawatiran kenaikan suku bunga Bank Sentral AS usai terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS ke-45.
"Ya karena The Fed mau naikin (suku bunga acuan) setelah pemilihan presiden," ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (11/11).
Untuk itu, Mantan Menteri Keuangan akan melakukan sejumlah antisipasi terhadap rencana kenaikan The Fed tersebut. Salah satunya, menjaga fundamental perekonomian dalam negeri dan menjaga kepercayaan investor.
"Yang penting jaga fundamental jaga kepercayaan. Pasti kan ini hanya temporer," pungkasnya.
Baca juga:
Mendag soal Rupiah melemah: Eksportir senang, paling jingkrak bombay
BI: China lebih pengaruhi ekonomi Indonesia ketimbang AS
Pemerintah masih tunggu kebijakan Trump soal TPP
Bank Indonesia bocorkan strategi menstabilkan nilai tukar Rupiah
Desember 2016, Garuda Indonesia terbang langsung Jakarta-Mumbai