Rupiah kembali merosot ke level Rp 13.115 per USD
Nilai tukar Rupiah tadi pagi dibuka di level Rp 13.088 per USD atau melemah dibanding kemarin.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) kembali melemah di perdagangan hari ini, Jumat (9/9). Rupiah kembali menyentuh level Rp 13.115 per USD yaitu pukul 15.40 WIB.
Mengutip data Bloomberg, nilai tukar Rupiah tadi pagi dibuka di level Rp 13.088 per USD atau melemah tipis dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.063 per USD.
Padahal, beberapa hari lalu Rupiah terus bergerak menguat. Nilai tukar bahkan nyaris menyentuh level Rp 12.000-an per USD. Rupiah menyentuh level terkuatnya di RP 13.050 yaitu pada Rabu (7/9) lalu.
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo menyebut, aliran dana asing yang masuk ke Indonesia hingga pekan pertama September 2016 mencapai Rp 135 triliun. Angka ini melonjak dibanding periode sama tahun lalu yang Rp 41 triliun.
"Aliran dana asing ini membuat nilai tukar Rupiah menguat," ujar Agus di kantornya, Jakarta, Jumat (9/9).
Menurutnya, banjirnya aliran dana asing membuat Rupiah menguat 1,4 persen pada pekan ini. Saat ini, nilai tukar Rupiah di kisaran Rp 13.070 per USD.
Agus pun menyebut, aliran dana ini juga tidak terlepas dari kondisi perekonomian global yang terpantau lebih stabil.
"Dalam banyak kondisi, stabilitas global terjaga karena di AS ada indikator tenaga kerja tidak sebaik yang diperkirakan, non farm payroll lebih rendah. Harga minyak terakhir Rusia dan Iran ingin sepakat dengan OPEC dalam stabilitas harga minyak dan akhirnya membuat harga minyak meningkat," ungkap Agus.
Baca juga:
Rupiah dibuka melemah tipis ke level Rp 13.088 per USD
Di rapat kabinet, Jokowi ingatkan persaingan antarnegara makin ketat
Pemerintah ajak WNI di London ikut tax amnesty
3 Bank BUMN keroyokan beri utang Rp 32 triliun ke PLN