Rupiah Hari ini Terus Menguat, Pengusaha Tidak Lantas Happy
Nilai tukar Rupiah hari ini terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami penguatan. Namun, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, penguatan Rupiah tak selalu memberikan keuntungan bagi dunia usaha.
Nilai tukar Rupiah hari ini terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami penguatan. Namun, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, penguatan Rupiah tak selalu memberikan keuntungan bagi dunia usaha.
Kurs Rupiah yang stabil lebih dibutuhkan oleh pelaku usaha, dari pada nilai nominal Rupiah tersebut. "Pengusaha nih kalau naiknya kekencengan serba salah, turunnya kekecengan juga serba salah. Pengennya itu stabil," ujarnya di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (8/1).
Rosan melanjutkan, fluktuasi nilai tukar yang terjadi cukup rutin akhir-akhir ini membuat pengusaha bingung menetapkan nilai acuan. Apalagi pengusaha yang memiliki usaha berorientasi ekspor.
"Jadi emang mungkin banyak yang bilang Rupiah menguat kencang bagus nih. Bagi pengusaha, tidak selalu begitu. Dan mungkin untuk kita yang orientasinya ekspor, mungkin kurang happy juga dengan penguatan yang begitu kenceng," jelasnya.
Salah satu sektor usaha yang terimbas penguatan Rupiah hari ini adalah batubara. "Ya seperti yang komoditas batubara. Mereka turunnya lumayan kenceng, tadinya asumsinya 15 jadi 14,5. Yang kita harapkan sih fluktuasi yang tidak signifikan. Mungkin pengusaha maunya yang seperti itu," tandasnya.
Baca juga:
Rupiah Hari ini Terus Menguat, Menkeu Waspadai Dampak Pada Ekonomi
Sempat Menguat, Rupiah Bergerak Melemah ke Level Rp 14.071 per USD
Menko Darmin: Rupiah Masih Berpeluang Untuk Terus Menguat
Pengusaha Harap Rupiah Stabil di Kisaran Rp 13.000 per USD Tahun ini
Negosiasi Perang Dagang AS-China Bikin Rupiah Terus Menguat ke Rp 14.082 per USD
Rupiah Makin Perkasa ke Level Rp 14.091 per USD
Bos BI soal Rupiah Perkasa di Rp 14.268 per USD: Kepercayaan Investor Menguat Pada RI