LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Rupiah Hari ini Ditutup Melemah Tipis Di Level Rp14.335 per USD

Nilai tukar Rupiah ditutup melemah tipis di level Rp14.335 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.331 per USD. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp14.320 hingga Rp14.370 per USD.

2022-01-24 15:40:17
Rupiah
Advertisement

Nilai tukar Rupiah ditutup melemah tipis di level Rp14.335 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.331 per USD. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp14.320 hingga Rp14.370 per USD.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, kondisi perekonomian Indonesia pada 2022 diprediksi semakin membaik dan menjadi momentum pemulihan. Meski begitu, masih ada beberapa tantangan dan ketidakpastian yang bisa menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.

"Tantangan sektor ekonomi di tahun 2022 adalah pemulihan ekonomi yang tidak merata di seluruh dunia karena semua negara tidak memiliki akses vaksin yang sama sehingga COVID-nya selalu bermutasi. Hal itu menimbulkan berbagai masalah yang terjadi," kata Ibrahim dalam riset harian, Jakarta, Senin (24/1).

Advertisement

Dampak dari berbagai dinamika COVID-19 ini menimbulkan pemulihan ekonomi tidak merata, inflasi, terjadi supply disruption yang kemudian menimbulkan respons policy yaitu kenaikan suku bunga, konsolidasi fiskal yang kemudian menimbulkan gejolak dalam arus modal antar negara, nilai tukar dan ini menimbulkan volatilitas keuangan.

Pandemi Covid-19 di Tahun Ketiga

Meskipun 2022 sudah menjadi tahun ketiga pandemi COVID-19, hal itu tidak lantas membuat tantangan yang dihadapi akan jadi lebih mudah. Meskipun sudah menginjak tiga tahun COVID, tidak berarti tantangannya jadi lebih mudah.

Advertisement

"Bahkan dari berbagai pembahasan di level G-20 maupun antar menteri keuangan dan gubernur bank sentral di dunia kita melihat kompleksitas dari policy akan mendominasi 2002 ini," jelas Ibrahim.

Terlebih adanya kenaikan kasus COVID-19 akibat varian Omicron di Indonesia. Hal ini membuat pemerintah akan lebih meningkatkan kewaspadaan. Kenaikan kasus COVID-19 di awal tahun turut mengancam kegiatan ekonomi pada tahun 2022.

"Kalau memang Omicron terus menyebar dan menggana, maka akan berpengaruh terhadap kinerja ekonomi di seluruh dunia dan akan berdampak terhadap ekonomi Indonesia," tandas Ibrahim.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.