LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Rupiah dibuka menguat tipis di level Rp 13.761 per USD

Rupiah dibuka di level Rp 13.761 per USD atau menguat tipis dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.797 per USD. Rupiah sempat melemah usai pembukaan di level Rp 13.771 per USD, lalu menguat kembali di level Rp 13.754 per USD. Namun, Rupiah kembali berbalik arah ke level Rp 13.763 per USD.

2018-03-12 09:55:34
Rupiah
Advertisement

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat bergerak cukup fluktuatif di perdagangan hari ini, Senin (12/3). Rupiah dibuka di level Rp 13.761 per USD atau menguat tipis dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.797 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat melemah usai pembukaan di level Rp 13.771 per USD, lalu menguat kembali di level Rp 13.754 per USD. Namun, Rupiah kembali berbalik arah ke level Rp 13.763 per USD.

Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo, menyatakan bahwa Bank Indonesia secara konsisten dan berhati-hati merespons dinamika pergerakan nilai tukar Rupiah yang sedang berlangsung untuk memastikan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan tetap terjaga, sehingga keberlangsungan pemulihan ekonomi dapat berlanjut.

Advertisement

Respons Bank Indonesia ditempuh untuk mengelola dan menjaga fluktuasi (volatilitas) nilai tukar Rupiah agar tetap sejalan dengan kondisi fundamental makroekonomi domestik, dengan juga memperhatikan dinamika pergerakan mata uang negara lain.

Dengan perekonomian Indonesia yang semakin terintegrasi dengan sistem keuangan global, dinamika nilai tukar Rupiah saat ini merupakan dampak langsung dari kondisi ekonomi global yang terus mengalami pergeseran.

"Kebijakan moneter global saat ini, khususnya di Amerika Serikat (AS), tengah memasuki era peningkatan suku bunga dan rezim kebijakan fiskal yang lebih ekspansif. Dampak dari kebijakan ekonomi AS tersebut berpengaruh terhadap perekonomian di seluruh negara, termasuk Indonesia, yang antara lain tercermin pada dinamika pergerakan mata uang negara-negara di dunia," kata Agus melalui laman resminya, Rabu (7/3).

Advertisement

Baca juga:
Masih amankan utang luar negeri Indonesia RP 4.772 triliun? Ini jawaban pemerintah
Sri Mulyani: Ada pihak provokasi utang RI capai Rp 4.000 T, tujuannya jelekin Jokowi
Presiden Jokowi: Hobi burung gerakkan ekonomi Rp 1,7 triliun per tahun
Nilai ekspor Mutiara NTB tembus USD 302.417, naik 97,15 persen
5 Pelajaran berbisnis dari almarhum Hari Darmawan, pendiri Matahari Department Store

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.