Rupiah Berpotensi Menguat Didukung Sentimen Vaksin Covid-19
Rupiah dibuka di Rp14.080 per USD atau menguat tipis dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.085 per USD. Rupiah langsung melemah ke Rp14.120, dan masih melanjutkan pelemahannya hingga ke posisi Rp14.170 per USD. Rupiah sempat stagnan, namun akhirnya menguat dan saat ini berada di Rp14.165 per USD.
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi menguat di perdagangan hari ini, Kamis (12/11). Pagi tadi, Rupiah dibuka di Rp14.080 per USD atau menguat tipis dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.085 per USD.
Mengutip data Bloomberg, Rupiah langsung melemah ke Rp14.120, dan masih melanjutkan pelemahannya hingga ke posisi Rp14.170 per USD. Rupiah sempat stagnan, namun akhirnya menguat dan saat ini berada di Rp14.165 per USD.
Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta masih berpotensi menguat didukung sentimen kemajuan pengembangan vaksin untuk covid-19.
"Aset berisiko kelihatannya masih menarik untuk para pelaku pasar hari ini dengan sentimen positif dari kemajuan pengembangan vaksin covid-19," kata Ariston di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (12/11).
Menurutnya, vaksin adalah faktor kunci yang bisa mengeluarkan negara-negara dari pandemi dan mendorong pemulihan ekonomi kembali. Dia memperkirakan hari ini rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp14.000 per USD hingga Rp14.150 per USD.
"Rupiah masih berpeluang menguat kembali ke area Rp14.000 hari ini dengan masih adanya sentimen positif tersebut, meskipun rupiah sedikit melemah kemarin karena konsolidasi," tandasnya.
Baca juga:
Rupiah Melemah ke Rp14.067 per USD Dipicu Kabar Baik Penemuan Vaksin Covid-19
Kurs Rupiah Menguat Tipis ke Rp14.057/USD Dipicu Kabar Baik Vaksin Covid-19
Terus Menguat, Nilai Tukar Rupiah Dekati Level Psikologis Rp14.000 per USD
Rupiah Perkasa ke Level Rp14.065 Dipengaruhi Pasar Menyambut Kemenangan Joe Biden
Rupiah Menguat seusai Kekalahan Donald Trump
Rupiah Menguat Dipengaruhi Kemenangan Joe Biden Jadi Presiden AS