LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Rizal Ramli: Presiden Jokowi punya nyali besar

Jokowi menunjukkan keberaniannya pada saat Hari Ulang Tahun ke-70 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

2015-10-20 16:46:34
rizal ramli
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli menilai kinerja Presiden Joko Widodo selama setahun ini cukup berani. Pasalnya mantan Gubernur DKI Jakarta itu memiliki nyali untuk mengubah Indonesia.

"Mau mengubah Indonesia harus punya militansi. Memang Presiden kita banyak plus minusnya, tapi paling penting Presiden Jokowi punya nyali. Apalagi pendukungnya (relawan), nyalinya berlebih," ujarnya dalam acara Rembug Nasional: Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK: Kedaulatan Pangan, Pembangunan Energi dan Keunggulan Maritim di Jakarta Selatan, Selasa (20/10).

Dia mengungkapkan,‎ Jokowi penah menunjukkan keberaniannya pada saat Hari Ulang Tahun ke-70 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Senin (5/10) lalu. Jokowi memerintahkan menggunakan peluru tajam untuk menunjukkan keandalan TNI.

Advertisement

"Apa buktinya? Semua amunisi tajam, kapal perang nembakin bom itu pakai yang beneran, bukan palsu‎. Saat nembakin misil atau rudal itu juga sungguhan. Alat tempur juga menggunakan peluru tajam, pilot Sukhoi dan pesawat tempur lain terbang berdekatan. Ini belum pernah sepanjang sejarah di dunia, upacara militer diperkenankan pakai peluru tajam. Jokowi yang minta sendiri," jelasnya.

Menurut Rizal Ramli, tidak ada pemimpin negara lain yang berani menggunakan peluru tajam. Terlebih setelah adanya kejadian Presiden Mesir ke-3 Anwar Sadat yang tewas ditembak dalam sebuah parade militer pada 6 Oktober 1981.

"Sejak saat itu, seluruh upacara militer tidak boleh pakai peluru tajam. Kalau salah nembaknya 5 derajat, tenda tempat elitnya habis ituh elit Indonesia. Tapi mungkin ada bagusnya juga (nyasar), karena banyak elitnya yang brengsek," tutup Rizal Ramli.

Advertisement

Baca juga:
Rizal Ramli: Presiden Jokowi punya nyali
Menko Rizal sebut ada pejabat yang lindungi Freeport
1 Tahun Jokowi-JK berkuasa, PDIP akui ekonomi jadi tantangan khusus
Survei Poltracking: Jika Pilpres hari ini, Prabowo kalahkan Jokowi

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.