LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Rizal Ramli dulu sebut Jokowi liberal, sekarang bilang rendah hati

Rizal Ramli merasa yang memintanya sebagai menteri adalah rakyat Indonesia.

2015-08-13 11:56:49
Reshuffle kabinet
Advertisement

Sebelum didaulat menjadi bagian dari kabinet kerja Jokowi-JK, Rizal Ramli selalu konsisten mengkritik keras pemerintahan Jokowi-JK. Tidak tanggung-tanggung, Rizal Ramli pernah menilai pola pikir Jokowi dalam bidang ekonomi menampakkan wajah seorang penganut ideologi ekonomi liberal.

Itu cerita beberapa bulan lalu, berbeda 180 derajat dibandingkan pernyataannya setelah dipercaya Jokowi menjadi menko bidang kemaritiman. Dia menilai Jokowi sebagai sosok presiden yang rendah hati. Itu tergambar dari cara Jokowi mengajak Rizal Ramli bergabung dalam kabinetnya.

"Saya ditawari menolak karena menggantikan temen dekat," ujar Rizal dalam acara serah terima jabatan di Gedung BPPT, Jakarta Pusat, Kamis (13/8).

Advertisement

Rizal Ramli mengklaim, Jokowi terus merayunya untuk mau bergabung dalam kabinet kerja.

"Tapi Pak Jokowi lihat saya menolak 'Mas Rizal, yang minta Jokowi bukan Presiden'. Dia rendah hati. Katanya yang minta rakyat Indonesia," tuturnya.

Karena itulah Rizal memutuskan menerima tawaran Jokowi. Dia mengaku mau bergabung dalam kabinet untuk membenahi Indonesia. "Saya terima tantangan ini, kita lakukan perubahan," ucapnya.

Advertisement

Sebelumnya, Rizal Ramli melihat Jokowi sungguh-sungguh meminta dirinya untuk gabung dalam pemerintahan, Rizal memutuskan siap bergabung.

"Ya, saya bukan orang yang meminta jabatan, zaman dulu juga kita nolak ditawari menteri. Tapi karena Jokowi sungguh-sungguh minta saya gabung. Kedua, Pak Jokowi bilang yang minta ini bukanlah Jokowi, saya apalah, tapi yang minta ini rakyat Indonesia karena kita dalam kondisi banyak masalah," terang Rizal.

"Saat Jokowi bilang begitu, saya lemas dan putuskan bersedia bantu presiden. Ya kamu kan sudah kenal saya di mana pun saya berada kan (tetap kritis)," tutupnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.