LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ribuan Usaha Depot Air Minum Terancam Gulung Tikar Imbas Isu BPA Free

Rencana Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melabeli galon polikarbonat atau galon air minum isi ulang dengan bebas Bishfenol-A (BPA Free) mengundang kontra di kalangan masyarakat, industri dan pengusaha. Hal ini dinilai bakal membuat ribuan usaha depot isi ulang gulung tikar.

2021-12-10 11:39:41
Air Minum
Advertisement

Rencana Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melabeli galon polikarbonat atau galon air minum isi ulang dengan bebas Bishfenol-A (BPA Free) mengundang kontra di kalangan masyarakat, industri dan pengusaha. Hal ini dinilai bakal membuat ribuan usaha depot isi ulang gulung tikar.

Pelaku usaha Depot Air Minum Biru Kemanggisan, Jakarta Barat meminta BPOM mempertimbangkan dengan matang rencana tersebut. Dia meminta BPOM mendengarkan keluhan dari pelaku usaha kecil depot air minum isi ulang.

"Ribuan pelaku usaha isi air ulang bisa mati, jika ada aturan yang membuat mereka tidak punya galon untuk diisi karena dianggap berbahaya oleh masyarakat," katanya, Jakarta, Jumat (10/12).

Advertisement

Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Faisal, salah satu pemilik depot air isi ulang di Menteng Atas, Jakarta Pusat. Dia mengatakan wacana Pelabelan BPA oleh BPOM sangat meresahkan, apalagi selama ini pelanggan cukup banyak membeli isi ulang.

"Kita ketahui selama pandemi usaha kami sangat terpuruk dan sekarang baru mulai merangkak namun mendengar wacana tersebut tentunya ini sangat memukul kami sebagai pelaku UMKM," jelasnya.

Advertisement

Sarat Persaingan Bisnis

Dia melanjutkan, selama ini pengusaha menggunakan galon polikarbonat (PC) karena kuat dan sudah puluhan tahun digunakan rumah tangga. Menurutnya, aturan baru akan membuat masyarakat takut menggunakan galon PC ini.

"Terus kami mau pakai galon apa? Bisa bangkrut usaha kami. Janganlah membuat aturan yang menyulitkan kami yang berpenghasilan kecil. Pemerintah kan tahu usaha seperti ini cuma cukup buat makan sehari sehari," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi di Bidang Pengawasan dan Perlindungan terhadap Para Pengusaha Depot Air Minum (Asdamindo), Erik Garnadi mengatakan, isu wajib BPA free sarat dengan persaingan bisnis. Padahal sebelumnya, tidak ada gangguan terhadap usaha ini.

"Isu negatif tentang galon guna ulang tersebut, mengingat hal itu sangat mempengaruhi para pengusaha depot air minum yang notabene adalah masyarakat kecil. Padahal usaha depot air minum telah dilindungi oleh undang-undang," katanya.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.