LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ribuan buku karya anak bangsa mejeng di Kuala Lumpur International Book Fair 2018

Indonesia hadir menjadi negara tamu di Kuala Lumpur International Book Fair (KLIBF) 2018. Momentum ini, menjadi kesempatan untuk meningkatkan posisi perbukuan dan karya kreatif Indonesia di kancah dunia dan menjadi yang terdepan di kawasan Asia Tenggara.

2018-04-04 16:41:13
Pertumbuhan Industri
Advertisement

Indonesia hadir menjadi negara tamu di Kuala Lumpur International Book Fair (KLIBF) 2018. Momentum ini, menjadi kesempatan untuk meningkatkan posisi perbukuan dan karya kreatif Indonesia di kancah dunia dan menjadi yang terdepan di kawasan Asia Tenggara. Apalagi, di tahun 2019 indonesia juga akan menjadi market focus pada London Book Fair (LBF)

Kesempatan emas tersebut, dimanfaatkan oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) melalui dukungan dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan juga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Ketua Umum IKAPI, Rosidayati Rozalina mengungkapkan pada KILBF ke-37 tahun ini, Indonesia sebagai negara tamu akan tampil dengan konsep Business to Business (B2B) dan Business to Costumer (B2C). Tentunya dengan menampilkan keragaman produk industri kreatif seperti buku, boardgame, marchandise, karakter dan film.

Advertisement

"Untuk jumlah buku yang ditampilkan lebih dari 1.000 judul buku dari 45 penerbit," kata dia saat ditemui di Hotel Le Mariedien, Jakarta, Rabu, (4/4).

Menurutnya, masyarakat di Malaysia sejauh ini masih tertarik dengan buku-buku karya Indonesia seperti jenis fiksi maupun non fiksi. Dengan begitu, dia berharap dengan menjadi negara tamu di KILBF akan mampu membawa pulang nilai yang besar. Terlebih kata dia, harga jual di Malasyia jauh lebih besar dibandingkan di Indonesia.

"Kita berharap bisa sampai Rp 1 miliar ya. kita bisa dapatkan segitu, jadi buku-buku dari pada penerbit ini bisa terjual. Karena memang harga jualnya di sana lebih bagus ya di banding di sini," ujarnya.

Advertisement

Direktur Pengembangan Pasar Luar Negeri Bekraf, Boni Pujianti juga menyampaikan bentuk dukungannya. Bekraf kali ini dengan memberikan sewa lahan dan kontruksi sebagai wadah yang wajib dipenuhi untuk memberikan akses bagi delegasi Indonesia agar tampil maksimal.

"Ini sebagai salah satu langkah Bekraf dengan terus serius mendukung perkembanhan subsektor penerbitan Indonesia untuk menduina. Tahun lalu kami aktif mendukung kehadiran Indonesia di Frankfurt Book Fair, Asian Festifal of Children's Content di Singapura, dan tahun ini Bekraf kembali mendukung kehadiran Indonesia senagai negara tamu di KLIBF," tandasnya.

Baca juga:
Jokowi: Bandara dan hotel Singapura mulai gunakan robot gantikan tenaga manusia
Menperin ke pengusaha: Investasi di Indonesia dijamin untung, tertinggi di Asia
Jokowi resmi luncurkan Roadmap Revolusi Industri 4.0
Hadapi revolusi industri ke-4, Menperin Airlangga segera luncurkan internet 5G
Jokowi: Sudah ada robot yang mampu bangun rumah dalam 24 jam

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.