LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

RI Dinilai Masih Tertinggal dari Vietnam dan Thailand Soal Energi Ramah Lingkungan

Pengamat Ekonomi Energi dari Universitas Indonesia Berly Martawardaya menilai, Indonesia saat ini masih banyak mengandalkan produksi batubara yang jadi sumber utama emisi gas rumah kaca atau emisi karbon.

2020-11-13 12:35:34
Energi Baru Terbarukan
Advertisement

Pengamat Ekonomi Energi dari Universitas Indonesia Berly Martawardaya menilai, pemerintah belum optimal dalam mewujudkan cita-cita pembangunan ekonomi yang berbaur dengan energi bersih atau ramah lingkungan. Menurutnya, Indonesia saat ini masih banyak mengandalkan produksi batubara yang jadi sumber utama emisi gas rumah kaca atau emisi karbon.

"Proporsi batubara Indonesia itu paling tinggi di antara negara-negara Asean. Padahal yang lain bisa berubah, bisa mengurangi dengan cukup cepat," kata Berly, Jumat (13/11).

Di sisi lain, Indonesia juga masih jauh tertinggal dalam menciptakan sumber listrik energi bersih, seperti pembangkit listrik tenaga Surya (PLTS) ataupun pembangkit listrik tenaga Bayu (PLTB).

Advertisement

Terlebih jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Vietnam dan Thailand, yang menjadi juara di kawasan ASEAN dalam melakukan transformasi bauran energi, termasuk pembangunan PLTS dan PLTB.

Menurutnya, Vietnam menjadi yang terdepan, di mana negara tersebut dalam satu tahun mampu meningkatkan kapasitas sumber energinya hingga 20 kali lipat. Sementara Thailand dalam 2 tahun terakhir bisa terdongkrak 4 kali lipat, dari 500 megawatt (MW) menjadi 2 gigabyte (GB)

"Kita bisa belajar lah, jangan malu buat belajar. Jadi kita tidak usah se-Vietnam, se-Thailand saja sudah lumayan," imbuh Berly.

Advertisement

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Staf Khusus Presiden: Kebijakan Transisi Energi Sudah On The Track
Menteri ESDM Minta Dirjen EBTKE Baru Wujudkan Program Bauran Energi Nasional
PPSDM KEBTKE Laksanakan Sertifikasi Tenaga Teknik Pengoperasian PLTD dan PLTS
PPSDM KEBTKE Gelar Webinar Menyongsong Era Biohidrokarbon di Indonesia
Pengusaha Batubara Perlu Mengantisipasi Dampak Penggunaan Pembangkit EBT
Tantangan Pengusaha Batubara Di Era Transisi Energi Ramah Lingkungan

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.