LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jelang Tutup Tahun 2018, Phapros Catatkan Transaksi Saham di Bursa

Harga saham PEHA pada saat pembukaan perdagangan di BEI pukul 09.00 WIB relatif stagnan di Rp 1.200, dari harga IPO sebesar Rp 1.198 per unit. Perseroan menawarkan saham 840.000.000 saham baru dengan harga pembukaan Rp 1.198 per saham. Dengan nilai tersebut, total nilai pencatatan saham baru mencapai Rp 201,32 miliar.

2018-12-26 10:24:56
IPO
Advertisement

PT Phapros Tbk mencatatkan transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pagi hari ini. Direktur Utama Phapros, Barokah Sri Utami, pencatatan tersebut didasari seiring dengan kinerja perusahaan yang sedang tumbuh.

"Per September 2018, perseroan membukukan laba sebesar Rp 96 miliar. Hal ini sesuai harapan komisaris dan direksi untuk growing double digit," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (26/12).

Harga saham PEHA pada saat pembukaan perdagangan di BEI pukul 09.00 WIB relatif stagnan jadi Rp 1.200, dari harga IPO sebesar Rp 1.198 per unit. Tidak ada volume perdagangan saham di pasar reguler hingga waktu tersebut. Frekuensi perdagangan saham bernominal Rp 100 per unit itu juga stagnan.

Advertisement

Perseroan menawarkan saham 840.000.000 saham baru dengan harga pembukaan Rp 1.198 per saham. Dengan nilai tersebut, total nilai pencatatan saham baru mencapai Rp 201,32 miliar.

Sebelumnya, perseroan telah mengakuisisi perusahaan farmasi PT Lucas Djaja dan entitas anak yang berlokasi di Bandung. Perusahaan menandatangani perjanjian jual-beli saham dengan Lucas Djaja Group 55 persen saham Lucas Djaja.

Melalui kerjasama tersebut, perseroan menargetkan penambahan kapasitas produksi menjadi 5 miliar tablet atau bertambah sekitar seperempat dari kapasitas produksi sebelumnya sebanyak 4 miliar tablet.

Advertisement

Dalam IPO tersebut, adapun penjamin pelaksana emisi efek perseroan yaitu PT Bahana Sekuritas.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Resmi IPO, Saham PT Mega Perintis Naik 49 Persen Jadi Rp 446
Buka 15 Gerai Baru, LUCK Investasikan Rp 44 Miliar di 2019
IPO, Saham Sentral Mitra Informatika Dibuka Naik 49,65 Persen
Aturan Papan Akselerasi Untuk Startup Ditargetkan Rampung Akhir Tahun
Cara BEI Pastikan Target 65 Perusahaan IPO Tercapai Tahun Ini
IPO, Urban Jakarta Propertindo Tawarkan 600 Juta Saham
BEI cetak sejarah, 50 perusahaan melantai di bursa saham

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.