Relaksasi ekspor nikel disetop, ini komentar Sri Mulyani
"Ya memang dari awal juga begitu. Kita tetap harus dorong industri dalam negeri," kata Sri Mulyani.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati angkat bicara terkait kebijakan Kementerian ESDM menghentikan relaksasi ekspor mineral untuk nikel dan bauksit.
Menurut Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, pelarangan relaksasi ekspor memang sudah di suarakan sejak diterbitkannya paket ekonomi jilid II dan III. Menurut dia, pelarangan relaksasi ekspor mineral sudah seharusnya diteruskan dalam rangka mendorong pembangunan smelter di Tanah Air.
"Memang pada paket kebijakan II atau III kita bahas itu. Kesimpulannya waktu itu harus diteruskan supaya konsisten dan supaya pembangunan smelternya itu jadi," ujarnya di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (19/10).
Untuk itu, dia berharap Kementerian ESDM dapat terus melakukan evaluasi lebih baik dalam hal pelarangan ekspor. Sebab, mendorong pertumbuhan industri dinilai lebih penting dibanding memanfaatkan mineral untuk di ekspor keluar.
"Ya memang dari awal juga begitu. Kita tetap harus dorong industri dalam negeri," tandasnya.
Baca juga:
Galaknya Luhut gertak Freeport Cs hingga sebut pangkatnya tinggi
Gerindra protes pemerintah rencana revisi PP soal minerba
Luhut ke Freeport Cs: Jangan main-main, pangkat saya sudah tinggi
Relaksasi ekspor hingga 2021 picu kerusakan alam Indonesia
Relaksasi ekspor konsentrat beri jalan kuras kekayaan alam Indonesia