LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Rapat dengan 3 menteri, Menko Luhut singgung proyek kereta cepat

Luhut juga meminta proses pembangunan pembangkit 35.000 MW dipercepat.

2016-08-02 17:59:48
Luhut Panjaitan
Advertisement

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menggelar rapat koordinasi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Archandra Tahar dan Menteri Kelautan dan Perikanan yang kehadirannya diwakilkan.

Dalam rapat tersebut, sejumlah permasalahan dibahas. Salah satunya membahas persoalan percepatan kereta api, kereta cepat Jakarta-Bandung, dan Kereta api Jakarta menuju Bandara.

"Itu perlu di review lagi, kemudian masalah penerbangan yang kerap muncul masalah. Itu perlu review lagi," kata Luhut di kantornya, Jakarta, Selasa (2/8).‎

Advertisement

Kemudian dengan Menteri ESDM, Luhut meminta percepatan penyelesaian mega proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW) yang pada tahap ini proses pembangunannya masih lambat. Selain itu, Luhut juga meminta agar masalah pengambil alihan Blok Mahakam segera diselesaikan.‎

"Proyek 35.000 MW dipercepat lagi sampai mana proses bisnis yang perlu diperbaiki. Kemudian masalah Blok Mahakam, kita ingin sampai tuntas, masalah Blok Alpha Natuna, kemudian Indonesia Deepwater Development (IDD) jadi semua kita selesaikan," ungkapnya.

Sementara di sektor pariwisata, Menko Luhut meminta kepada Menpar Arief Yahya untuk segera mempercepat 3 destinasi wisata prioritas, yakni Danau Toba, Mandalika, dan Labuan Bajo. Untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan, pihaknya meminta agar KKP mempercepat proses kerja sama untuk perikanan.‎

Advertisement

"Investor asing agar datang ke sini. Kita mau review mau mempermudah investasi. Intinya adalah presiden mau dalam bidang kami ini dalam poros maritim ini itu bisa investasi dilakukan dengan cepat dan mudah. Sehingga tidak dilakukan dengan banyak masalah dan harus mudah birokrasinya," pungkasnya.

Baca juga:
Menanti ketegasan Luhut seperti Rizal Ramli soal reklamasi
Bertemu Luhut, Ahok klaim tak singgung kelanjutan proyek reklamasi
Jokowi dan Luhut didesak bersikap negarawan bahas reklamasi Jakarta
Jokowi beri 15 tugas ke Luhut, salah satunya bereskan soal reklamasi
5 Program kerja menteri-menteri ekonomi baru Jokowi
Menko Luhut: Istri saya kerap nasehati Rizal Ramli buat kawin lagi
6 Cerita Menteri Susi soal reshuffle hingga disebut Angelina Jolie

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.