LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Rantai Pasokan Terganggu, Bos Emirates Frustrasi

Keterlambatan dari kedua produsen besar ini sangat mengganggu rencana Emirates dalam mengganti armada lama dengan pesawat baru.

Minggu, 01 Jun 2025 15:49:00
berita update
Rantai Pasokan Terganggu, Bos Emirates Frustrasi (merdeka.com)
Advertisement

Presiden maskapai penerbangan Emirates, Tim Clark, menyampaikan kekecewaannya terhadap krisis rantai pasokan yang terus mengganggu industri kedirgantaraan global. Dalam pernyataannya di sela-sela pertemuan tahunan Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), Minggu (1/6), Clark menuding produsen pesawat seperti Boeing dan Airbus gagal memenuhi tanggung jawab terhadap keterlambatan pengiriman pesawat baru.

“Saya sudah cukup lelah melihat kekhawatiran tentang rantai pasokan: Anda (produsen) adalah rantai pasokannya,” ujar Clark dilansir dari Reuters, Minggu (1/6).

Emirates, yang berbasis di Dubai dan merupakan salah satu maskapai internasional terbesar di dunia, telah memesan 205 unit Boeing 777X. Namun, hingga kini model tersebut belum mendapat sertifikasi dari Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat, dan pengiriman diperkirakan baru akan dimulai pada 2026, enam tahun dari jadwal awal.

Clark mengatakan pihaknya hanya melihat “sedikit harapan” terhadap percepatan proses sertifikasi 777X, meskipun Boeing menunjukkan optimisme dalam pertemuan tertutup dengan sejumlah operator besar.

Advertisement

Di sisi lain, Airbus juga menghadapi tantangan serupa. Sejumlah sumber yang dikutip Reuters menyebutkan bahwa pabrikan asal Eropa itu telah memperingatkan maskapai mengenai kemungkinan penundaan pengiriman hingga tiga tahun ke depan, akibat akumulasi persoalan rantai pasokan.

Keterlambatan dari kedua produsen besar ini sangat mengganggu rencana Emirates dalam mengganti armada lama dengan pesawat hemat bahan bakar serta membuka layanan penerbangan baru.

Advertisement
Advertisement

Meskipun menghadapi tantangan dalam pasokan pesawat, Clark menyatakan bahwa Emirates belum melihat dampak signifikan terhadap permintaan penumpang, termasuk dari kebijakan tarif baru yang diberlakukan oleh Presiden AS, Donald Trump.

Berita Terbaru
  • Penguatan Ekonomi: RI-Belarus Sepakati Komitmen Bisnis Senilai Rp7 Triliun
  • 7 Bahan Dapur Ampuh Membersihkan Gigi Kuning Membandel Jadi Putih Bersih
  • Kerja Sama Ekonomi RI-Belarus: Roadmap 2026-2030 Disepakati, Perkuat Hubungan Bilateral
  • Penjelasan Polisi Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Sumbar Longsor Akibatkan 9 Orang Tewas, Akui Dilema
  • Penyintas Bencana di Aceh Barat Kini Nyaman Tempati Huntara, Menanti Hunian Tetap
  • berita update
  • boeing
  • emirates
  • emirates airlines
Artikel ini ditulis oleh
Editor Yunita Amalia
Y
Reporter Yunita Amalia
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.