LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ramai Startup PHK Karyawan, Menteri Teten: Mereka Tak Bisa Terus Bakar Uang

Teten menuturkan, badai PHK juga menjadi cerminan start-up dalam melihat bisnis yang sesungguhnya dengan tidak hanya memperbesar valuasi bisnis, namun membangun pasar atau segmen yang lebih spesifik.

2022-12-20 15:10:56
PHK Karyawan
Advertisement

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki angkat suara terkait gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) atau lay off yang belakangan dialami perusahaan rintisan (start-up) di Indonesia.

"Itu memang (terjadi) seluruh dunia, tapi saya kira ini tadi selain resesi tapi karena pendekatan yang menurut saya mereka evaluasi," ujarnya dikutip dari Antara, Selasa (20/12).

Teten menuturkan, badai PHK juga menjadi cerminan start-up dalam melihat bisnis yang sesungguhnya dengan tidak hanya memperbesar valuasi bisnis, namun membangun pasar atau segmen yang lebih spesifik.

Advertisement

"Karena itu mereka mulai IPO kan, nggak bisa terus bakar uang," paparnya.

Sebelumnya, sejumlah usaha rintisan di Indonesia melakukan pemutusan hubungan kerja dengan berbagai faktor pendorong yang tak jauh dari perekonomian global yakni Shopee, Grab hingga usaha rintisan karya anak bangsa Ruangguru, serta start up berlabel decacorn, GoTo (Gojek Tokopedia).

Advertisement

Imbas Ekonomi Global

Hal tersebut tak lepas sebagai imbas ekonomi global yang tidak stabil, konflik geopolitik yang masih terjadi yang secara tidak langsung berdampak signifikan bagi para pelaku usaha di seluruh dunia.

Sementara itu, dalam menghadapi gelombang PHK sejumlah start up, pemerintah Indonesia telah memiliki sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi.

Adapun upaya yang dilakukan seperti, melakukan upaya-upaya program padat karya untuk menampung tenaga kerja yang ter-PHK, mengadakan pendidikan keterampilan vokasi, pendidikan vokasi yang mengarah pada kewirausahaan, hingga pemberian bantuan sosial atau bansos dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang setiap tahun dianggarkan oleh pemerintah.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.