LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ramadan, pengeluaran belanja masyarakat meningkat 30 persen

Menurut data Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), pengeluaran belanja masyarakat di bulan Ramadan tahun 2016 melonjak hingga 30 persen dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.

2017-06-23 13:40:51
belanja lebaran
Advertisement

Sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia untuk membeli berbagai perlengkapan guna menyambut Hari Raya Idul Fitri, seperti pakaian, bingkisan, hingga aksesoris.

Menurut data Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), pengeluaran belanja masyarakat di bulan Ramadan tahun 2016 melonjak hingga 30 persen dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.

"Beragam jenis usaha seperti mal, pusat perbelanjaan, supermarket, termasuk online shopping pun ramai akan pembeli. Di sisi lain, para pemudik sudah siap dengan tiket pesawat, kereta api, bis, atau kapal agar dapat pulang ke kampung," ujar Presiden Direktur PT. Visa Worldwide Indonesia, Harianto Gunawan melalui keterangan resminya, Jakarta, Jumat (23/6).

Advertisement

Dia menambahkan, saat ini masyarakat lebih memilih kenyamanan, kecepatan sekaligus keamanan yang lebih, oleh karena itu mengantre untuk membeli tiket, atau bahkan sekadar mengantre di kasir sudah bukan menjadi pilihan. Itulah salah satu alasan mengapa transaksi belanja online terus meningkat.

Survei Consumer Payment Attitude yang dilakukan oleh Visa tahun 2016 lalu menunjukkan bahwa 86 persen masyarakat Indonesia berbelanja online setidaknya satu kali dalam sebulan, meningkat 16 persen dibandingkan dengan tahun 2015.

Survei tersebut juga menemukan bahwa travel (53%) merupakan kategori yang paling banyak dibeli konsumen secara online dalam 12 bulan terakhir, yakni sebanyak 53 persen menempati peringkat kedua setelah produk fesyen dan aksesoris sebesar 63 persen.

Advertisement

Selain itu 74 persen responden mengakui bahwa harga yang lebih murah merupakan salah satu alasan mengapa mereka lebih suka berbelanja online. 78 persen responden lainnya memilih belanja online setelah membaca review, komentar dan feedback yang ada di media sosial, sementara 69 persen responden berbelanja online karena banyaknya promo menarik yang ditawarkan.

Baca juga:
Jelang Lebaran, harga bawang putih di Pasar Kramat Jati mulai turun
Menhub Budi sebut persiapan mudik di sejumlah bandara masih lancar
Dini hari, Bos Pertamina bagi-bagi bingkisan ke operator SPBU
H-2 Lebaran, jembatan darurat Cipamingkis ramai dilintasi pemudik
Memantau puncak arus mudik di Pelabuhan Tanjung Perak
Luhut ibaratkan persiapan mudik tahun ini seperti operasi militer
Idul Fitri, tahanan KPK boleh dijenguk keluarga selama tiga jam

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.