LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ralat berita: PT Unichem terseret penggeledahan di Kemenperin

Penggeledahan terkait impor garam yang dilakukan PT Unichem Candi Indonesia.

2015-08-12 14:40:43
Korupsi dwelling time
Advertisement

Senin (10/8) malam, penyidik Polda Metro Jaya menggeledah Kantor Kementerian Perindustrian tepatnya di Direktorat Jenderal Kimia Dasar. Penggeledahan yang terjadi di lantai 9 dan 10 tersebut berlangsung sekitar empat jam.

Penggeledahan terkait impor garam yang dilakukan PT Unichem Candi Indonesia. Bukan PT Uni-Charm Indonesia seperti yang diberitakan sebelumnya. Redaksi merdeka.com meminta maaf atas kesalahan penulisan nama perusahaan.

PT Unichem Candi Indonesia merupakan perusahaan yang memproduksi mineral khusus dan bahan kimia untuk industri minyak dan gas, pertambangan serta jasa terkait lainnya untuk berbagai industri. PT Unichem Candi Indonesia juga salah satu perusahan terbesar dalam memproduksi Garam.

Advertisement

Sebelumnya, Direktur Kimia Dasar Kementerian Perindustrian Muhammad Khayam mengatakan penggeledahan terkait impor garam yang dilakoni PT Unichem Candi Indonesia beberapa waktu lalu.

"Jadi dulu itu kan setelah dibuka salah satunya ada PT Unichem ini. Intinya, terkait kapasitas permintaan PT Unicharm lebih besar jika dibandingkan tahun sebelumnya. Mereka (PT Unichem) punya program inovasi senilai Rp 500 miliar, mereka punya alasan yang kuat untuk itu," ujar Khayam di Kantornya, Jakarta Selatan, Senin (10/8) malam.

Dia menjelaskan, lantaran mempunyai terobosan baru untuk produknya, maka kebutuhan garam sebagai bahan baku perusahaan tersebut meningkat. "Kebutuhan garam mereka naik jadi 82,5 juta ton, sebelumnya hanya 5,5 juta ton," tuturnya.

Advertisement

Permasalahan meningkatnya impor garam tersebut, diakui Khayam, dikaitkan dengan kasus molornya dwelling time atau bongkar muat kapal yang saat ini tengah diusut penyidik Polda Metro Jaya.

"Iya dikaitkan dwelling time, jadi, itu masalahnya, jadi kebawa-bawa. (Penggeledahan) ini sudah direkomendasikan, karena ada peningkatan kebutuhan bahan baku," ucapnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.