Raih IDPB Awards, merek Babby Belle terpopuler di ranah digital
Dia mengatakan, total penjualan furniture di Babby Belle mencapai 7.000 unit per tahun. Dengan kisaran harga mulai dari Rp 2.000.000- Rp 10.0000.
Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) memberikan penghargaan kepada brand Babby Belle, yang merupakan furniture bayi, seperti ranjang atau boks bayi, lemari bayi dan meja.
IDPBA sendiri merupakan penghargaan terpercaya dan paling bergengsi bagi merek merek di Indonesia yang berhasil menancapkan popularitas mereknya di ranah digital berdasarkan 3 parameter pendekatan, yaitu Search Enggine Based, Social Media Based dan Website Based.
Director Babby Belle, Iwan Suhermin mengatakan, produknya tidak hanya dipasarkan melalui digital tapi juga offline di antaranya di ITC Mangga Dua, Mal Pluit dan Serpong.
Lanjut dia, dari segi digital branding ada tim khusus yang menghandle seperti di Instagram, Facebook dan Twitter.
"Memang kita ada tim khusus untuk mengolah data kita untuk mencakup wilayah-wilayah di luar," ungkapnya.
Dia mengatakan, total penjualan furniture di Babby Belle mencapai 7.000 unit per tahun. Dengan kisaran harga mulai dari Rp 2.000.000- Rp 10.0000. "Startingnya kurang lebih Rp 2.000.000 sampe Rp 10.000.000 lah," sebutnya.
Saat ini, Babby Belle tidak hanya ada di Jakarta tetapi sudah memiliki cabang di kota-kota besar Bandung, Surabaya, Makassar Medan.
Dia menambahkan, memilih bisnis furniture bayi karena populasi bayi cukup tinggi di Indonesia sehingga kebutuhannya cukup meningkat.
"Selain itu istri saya udah mempunyai pengalaman dua generasi di bidang furniture," tandasnya.
Chairman TRANS CO Research, Tri Raharjo menjelaskan, Indonesia Digital Popular Brand Award adalah alat ukur penguasaan pasar dan jadi referensi netizen untuk mencari membicarakan menggunakan dan merekomendasikan sebuah merek, dan menjadi simbol kepercayaan dalam memilih merek, brand-brand di Indonesia.
"Jika ingin menjadi kampiun bisnis global dan regional, harus melek digital dan intens melakukan digital branding secara konsisten, sistematis, dan terukur. Tujuannya agar selalu menjadi pilihan konsumen dan tetap popular di mata konsumen milenialnya."
Baca juga:
Senegal kepincut 6 kapal perang & 4 kapal komersial buatan anak bangsa
Habibie: Di mana anda berada orientasilah pada produk dalam negeri
Kendaraan angkut perkebunan karya anak bangsa diekspor ke Malaysia
Kapal perang buatan PT PAL dipesan banyak negara, termasuk Malaysia
Kemendag dorong pedagang RI berani promosikan produk ke luar negeri