LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Rahasia sukses Hui Ka Yan, orang terkaya Asia sempat jadi satpam restoran

Walau Hui Ka Yan sendiri kurang popular, tapi perjalanan hidupnya patut dijadikan inspirasi. Dia harus melewati jalan berliku hingga sampai ke saat yang seperti ini. Hui Ka Yan sendiri memiliki rahasia untuk menjadi orang terkaya se-Asia yang bisa dicontoh.

2018-03-27 07:00:00
Orang terkaya
Advertisement

Pemilik perusahaan properti China Evergrande Group, Hui Ka Yan menyabet gelar orang terkaya se-Asia di September 2017 lalu. Pria asal China ini mengalahkan Bos Tencent Holding, Ma Huateng dengan kekayaan mencapai USD 42,4 miliar.

Tak hanya sampai di situ, China Evergrande juga merupakan pengembang yang ambisius. Pada 27 Agustus lalu, perusahaan ini mengumumkan akan membangun 15 taman hiburan raksasa di seluruh China, yang pembangunannya ditargetkan selesai antara tahun 2019-2022. Sebelumnya, perusahaan ini juga sudah membangun taman hiburan dengan anggaran USD 7 miliar.

Pertumbuhan kekayaan orang kaya China memang paling cepat dibanding miliuner di negara lain. Data Bloomberg Billionaires Index menunjukkan, harta 40 miliuner China melonjak melonjak 46,8 persen sejak akhir tahun hingga kemarin.

Advertisement

Walau Hui Ka Yan sendiri kurang popular, tapi perjalanan hidupnya patut dijadikan inspirasi. Dia harus melewati jalan berliku hingga sampai ke saat yang seperti ini. Hui Ka Yan sendiri memiliki rahasia untuk menjadi orang terkaya se-Asia yang bisa dicontoh.

Berikut rahasia sukses Hui Ka Yan seperti ditulis Cermati.

Advertisement

Berani

Modal awal untuk bisa dilihat dunia adalah berani, dia tidak hidup di keluarga yang memiliki darah bisnis. Ayah Hui Ka Yan adalah mantan tentara revolusi Tiongkok (China) dan ibunya meninggal saat dia baru berusia satu tahun.

Ketika lulus SMA, Hui Ka Yan berani untuk melompati tembok tradisi yang ada kala itu, dia tinggal di desa kelahirannya dan bekerja di sana. Awalnya bekerja sebagai sopir traktor hingga menjajal peruntungan di kota sebagai satpam di sebuah restoran.

Terkadang memang kita harus berani untuk memutuskan dan mengambil jalan, selama itu masih positif, kita akan tau mana yang benar dan salah.

Pantang menyerah

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, Hui Ka Yan selalu berjuang dalam hidupnya, mulai dari sopir traktor hingga satpam restoran. Semua dilakukannya agar bisa keluar dari desa dan menjajal kemampuan di kota, dari sini kita belajar untuk menghilangkan rasa malas yang ada di dalam diri.

Meniti karir dari bawah hingga akhirnya berakhir cemerlang. Jangan menyerah demi cita-cita yang telah kamu targetkan berusaha keraslah demi hal tersebut.

Pentingnya pendidikan

Saat berprofesi sebagai satpam restoran, Hui Ka Yan merasa kurang puas dan akhirnya berhenti. Dia sempat memiliki keinginan untuk mengenyam bangku kuliah. Di tahun 1979 pun dia mencoba mendaftar di perguruan tinggi, walaupun akhirnya gagal. Tapi, Hui Ka Yan tidak menyerah, dia kembali ke bangku SMA lalu belajar lebih banyak di sana, hal itu demi keinginannya untuk masuk Universitas. U

sahanya pun tidak sia-sia Hui Ka Yan akhirnya berhasil diterima di perguruan tinggi Wuhan Institute of Metallurgy.

Kesuksesan dalam berbisnis memang tidak selalu ditentukan oleh Pendidikan formal. Tapi, bukan berarti menyelesaikan Pendidikan formal itu tidak berarti. Biar bagaimana pun Pendidikan formal merupakan amunisi yang akan sangat berguna untuk kita kelak.

Mengasah jiwa pengusaha

Jiwa entrepreneur Hui Ka Yan mulai terlihat ketika dia duduk di bangku SMA, berawal dari usahanya menjual bubuk kapur di kawasan setempat. Walaupun akhirnya usahanya itu gagal karena gerobak usahanya terguling.

Tapi, dia tidak berhenti sampai di situ dan masih terus mencoba dalam membangun sebuah bisnis hingga sampai disaat seperti sekarang menjadi orang terkaya di Asia.

Tidak perlu takut lagi, karena jiwa usaha ada di dalam jiwa semua manusia. Kalau ingin sukses seperti Hui Ka Yan, ayo mulailah tumbuhkan jiwa usaha yang ada di dalam diri agar mental Anda semakin terasah.

Tidak cepat puas

Tidak cepat puas merupakan gambaran seseorang itu tak mudah menyerah dan pekerja keras. Saat bekerja di bidan Real Estate selama 5 tahun dengan gaji 3.000 yuan per bulan (sekitar Rp 6 juta-an di tahun medio 1997), Hui Ya Kan tidak puas dan membangun perusahaan propertinya sendiri, yakni Evergrade. Yang akhirnya kini menjadi perusahaan ternama di Tiongkok.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.