LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

PUPR: Ada Sekitar 600 Rumah di Banten dan Lampung yang Harus Diperbaiki

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, usai bencana tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12) lalu, banyak fasilitas umum dan fasilitas sosial di wilayah Banten dan Lampung yang rusak.

2018-12-27 15:45:26
Kementerian PUPR
Advertisement

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, usai bencana tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12) lalu, banyak fasilitas umum dan fasilitas sosial di wilayah Banten dan Lampung yang rusak.

"Saya kira kalau fasos fasum akan kita perbaiki, tidak hanya 2 sekolah yang dilaporkan rusak. Tapi kalau ada madrasah dan masjid juga akan kita perbaiki," ujar Basuki di Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (27/12).

Dia menambahkan, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ada sekitar 600 rumah di Banten dan Lampung yang harus diperbaiki. "Kalau dari data BNPB ada sekitar 600 rumah. Kalau jalan mungkin hanya untuk yang ke daerah Serta (Kabupaten Pandeglang, Banten) saja, yang lainnya kan oke semua," imbuhnya.

Advertisement

Secara skema pembiayaan, dia menyebutkan, pembangunan kembali fasum dan fasos beserta relokasi rumah warga sepenuhnya akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Nantinya, pemerintah akan membersihkan berbagai puing-puing bangunan akibat bencana tsunami. Setelah itu, merelokasi rumah warga yang ikut terdampak. Kemudian, memperbaiki berbagai fasilitas umum dan fasilitas sosial yang rusak.

Basuki menjelaskan, pihaknya akan mencari lokasi yang tepat untuk merelokasi rumah warga. Sebab, sebelumnya rumah warga hanya berjarak 5 meter dari bibir pantai sehingga akan membahayakan warga jika bencana tsunami kembali datang.

Advertisement

"Betul-betul di bibir pantai, jadi bahaya, apalagi persis dekat Krakatau. Kita sudah bikin tanggul pantai di situ, nanti perbaikannya saya menunggu arahan pak Guburnur dan Bupati. Kalau sudah ada daerah untuk yang relokasi akan segera kita bangun," jelasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Mensos Pastikan Seluruh Daerah Terdampak Tsunami Selat Sunda Sudah Bisa Diakses
Pemerintah Sebut Tidak Ada Industri Terdampak Tsunami Selat Sunda
Polisi Periksa 4 Pegawai RSUD Serang Soal Mahalnya Pemulangan Korban Tsunami
Usai Tsunami Selat Sunda, Pemerintah Perbaiki Fasilitas Luar KEK Tanjung Lesung
Anak Krakatau Siaga, BMKG Minta Warga Waspada Potensi Tsunami di Selat Sunda

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.