LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

PT Sariwangi diputus pailit, Unilever pastikan produk SariWangi tetap diproduksi

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menegaskan PT Sariwangi Agricultural Estate Agency (SAEA) dan PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (MPISW) merupakan rekanan perseroan dalam memproduksi produk teh SariWangi. Maka dari itu, putusan pailit terhadap SAEA dan MPISW tidak berpengaruh pada peredaran produk tersebut.

2018-10-18 10:19:57
Teh Indonesia
Advertisement

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menegaskan PT Sariwangi Agricultural Estate Agency (SAEA) dan PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (MPISW) merupakan rekanan perseroan dalam memproduksi produk teh SariWangi. Maka dari itu, putusan pailit terhadap SAEA dan MPISW tidak berpengaruh pada peredaran produk tersebut di pasaran.

Head of Corporate Communication Unilever, Maria Dewantini Dwianto, menegaskan bahwa kerjasama dengan SAEA dan MPISW telah berakhir. Sebagai pemilik merek SariWangi, Unilever memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan produk tersebut di pasaran.

"Unilever tetap memproduksi SariWangi, sehingga masyarakat Indonesia tetap bisa menikmati teh SariWangi," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Tangerang, Kamis (18/10).

Advertisement

Unilever mengatakan bahwa SAEA dan MPISW bukan merupakan bagian ataupun anak usaha dari PT Unilever Indonesia. "SAEA pernah menjadi rekanan usaha Unilever untuk memproduksi merek teh SariWangi, namun saat ini Unilever sudah tidak memiliki kerjasama apapun dengan SAEA," jelasnya.

Sebelumnya, Sariwangi dan Indorub telah terbukti lalai menjalankan kewajiban sesuai kesepakatan perdamaian dalam proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang sebelumnya disepakati pada 9 Oktober 2015. Di PKPU, Sariwangi tercatat memiliki utang Rp 1,05 triliun. Adapun Indorub punya utang Rp 33,71 miliar kepada sejumlah bank, termasuk ICBC Indonesia.

Advertisement

Baca juga:
Unilever Indonesia klaim telah kurangi 32,27 persen intensitas rumah kaca
Unilever harap THR dan gaji ke-13 lejitkan penjualan
'Unilever mau tiap brand punya brand social mission atau brand purpose'
Airlangga tagih komitmen investasi Unilever Rp 6,6 triliun
2017, Unilever siapkan belanja modal Rp 1,6 triliun
35 tahun melantai di bursa, aset Unilever melejit 110 kali lipat
Unilever angkat Vikas Gupta dan Hernie Raharja masuk jajaran direksi

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.