LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

PT Pos berbenah diri di bisnis pengiriman barang

"Dinamika yang ada mendorong harus berbenah, bagaimana kami mengirimkan barang. Informasi barang terkini naik saat itu juga bisa dipantau. Transaksi sudah sampai, saat itu juga ada informasi."

2018-04-17 18:47:17
Pos Indonesia
Advertisement

PT Pos Indonesia (Persero) berbenah dalam melakukan layanan kurir, khususnya pengiriman barang dengan informasi terkini. Ini harus dilakukan guna merespons lonjakan bisnis perdagangan daring atau online.

"Dinamika yang ada mendorong harus berbenah, bagaimana kami mengirimkan barang. Informasi barang terkini naik saat itu juga bisa dipantau. Transaksi sudah sampai, saat itu juga ada informasi," ujar Direktur Jasa Kurir Pos Indonesia Agus Handoyo di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informasi, Jakarta, Selasa (17/4).

Dalam pandangan Agus, jaringan sangat perlu diperbaiki, seperti bagaimana tata ulang semua proses penerbangan yang bertumpu di Jakarta. Dia mengatakan seharusnya tidak lagi tersentralistik di Jakarta, sehingga memerlukan penataan jaringan yang disesuaikan dengan kedekatan lokasi.

Advertisement

"Dikembangkan masalah operasi kami titik layanan tata ulang posisi yang tepat dengan lokasi," tutur Agus.

Selain itu, Pos Indonesia dalam proses interkoneksi dengan anggota Asosiasi Perusahaan Jasa, Pengiriman Ekspres dan Logistik Indonesia (Asperindo) untuk pengiriman ke daerah di luar Jawa.

Untuk layanan kurir, Pos Indonesia mempunyai dua model, yakni outlet yang dimiliki Pos Indonesia sebanyak 4.657 dan yang dikembangkan agen sekitar 3.500.

Advertisement

Agus menuturkan dalam era perdagangan daring, Pos Indonesia fokus pada peningkatan kompetensi, apalagi melihat pertumbuhan dan peluang ke depan cukup besar.

Ada pun Pos Indonesia menargetkan pendapatan dari layanan kurir pada 2018 sbesar Rp 3,3 triliun atau 60 persen dari total perkiraan pendapatan perusahaan sebesar Rp 5,5 triliun.

Untuk menangkap besarnya peluang jasa kurir, Pos Indonesia mengandalkan jaringan yang dimiliki seperti gerai pos, agen pos, termasuk mengerahkan petugas pos yang langsung masuk menyasar masyarakat yang akan mengirimkan barang.

"Jumlah titik outlet layanan PT Pos Indonesia di seluruh Indonesia, kantor Pos 4.657 kemudian kita punya agency, agen pos yang dikembangkan bersama teman dari Asperindo ada 3.500. Ada agen jasa keuangan sekitar 47.000. Dengan jaringan demikian luasnya, juga sudah berdiri 270 tahun kami punya model yang bisa antarkan barang sampai ke ujung (pelosok Indonesia)."

Baca juga:
Pemerintah ingin kode pos terintegrasi big data dorong ketepatan lokasi pengiriman
BTN dan Pos Indonesia perkuat sinergi dengan program anyar
PT Pos Indonesia Rilis perangko DILAN 1990, kaum milenial langsung menyerbu
Prangko Dilan banyak dicari anak muda masa kini, ini cara mendapatkannya
Kiosk Blibli InStore akan tersebar di 32 kota di Indonesia

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.