Proyek-proyek di Kemenhub ini diawasi ketat karena rawan pungli
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian merupakan wilayah yang rawan praktik pungutan liar (pungli) maupun korupsi. Tak hanya itu, proyek-proyek di bawah naungan kedua direktorat ini juga menjadi proyek paling rawan pungli dan korupsi.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian merupakan wilayah yang rawan praktik pungutan liar (pungli) maupun korupsi.
Tak hanya itu, proyek-proyek di bawah naungan kedua direktorat ini juga menjadi proyek paling rawan pungli dan korupsi. Sehingga, pihaknya melakukan pengawasan lebih ketat di proyek-proyek tersebut.
"Saya pikir sejauh itu proyek, pasti rawan. Mau di darat itu semua rawan. Tapi memang yang banyak di laut, kereta api, dan udara juga," kata Budi kepada merdeka.com.
Menurutnya, proses perizinan menjadi alasan proyek-proyek tersebut rawan pungli dan korupsi. Biasanya, untuk mempercepat proses perizinan para oknum rela melakukan suap atau sejenisnya.
"Ada 2 hal penyebabnya, pertama perizinan. Perizinan kapal, nahkoda, bandara, pelabuhan. Kedua pembangunan. Kan ada pembangunan sarana kereta api, pelabuhan, bandara,"imbuhnya.
Selain itu, kedua direktorat tersebut memiliki proyek paling banyak yang tengah dibangun pemerintah saat ini, dengan nilai investasi yang tinggi.
"Dan ini menjadi concern bagi kita untuk melakukan pengawasan secara khusus," pungkasnya.
Baca juga:
Kasus pungli di TPK Palaran, polisi belum umumkan nama tersangka
Dua pegawai honorer Dishub Kutai ditangkap tim saber pungli
Polisi periksa Kadishub terkait pungli di Terminal Depok
Pungli Rp 1,85 juta, PNS Dishub Berau ditangkap
Aliran uang pungli angkot diduga mengalir ke Kadishub Depok dan LSM
Sidak Terminal Depok, tim saber pungli sita uang Rp 10,5 juta
Komitmen Menhub Budi berantas pungli