Program Ekonomi Biru Berdayakan Masyarakat Pesisir
Ekonomi biru adalah terobosan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan adanya penangkapan terukur. Program penangkapan terukur ini mampu menjalankan ekonomi mikro warga pesisir pantai.
Ekonomi biru adalah terobosan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan adanya penangkapan terukur. Program penangkapan terukur ini mampu menjalankan ekonomi mikro warga pesisir pantai.
Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksamana Muda TNI Adin Nurwaluddin mengatakan, nelayan akan terlibat sebagai pekerja di pelabuhan setempat untuk mengontrol ikan yang ditangkap pada setiap kapal yang datang.
Selain itu, saat nelayan membongkar ikan di pelabuhan, ekonomi masyarakat setempat juga bergerak dengan pembelian kebutuhan garam, BBM, dan kebutuhan pokok lainnya.
"Jadi dalam penangkapan terukur harus ada perizinan, sebulan harus berapa ton dalam mengambilnya," kata Adin dalam pers conference, Senin (13/12).
Jika kuota penangkapan ikan sudah terpenuhi, maka nelayan tidak diizinkan untuk berlayar menangkap ikan. "Kalau dulu nelayan nangkap ikan langsung dihabiskan semua, jadi ekosistem laut tidak terjaga," ucap Adin.
Reporter Magang: Fikri Nur Fauzi
Baca juga:
Menteri Trenggono Dorong Peran Anak Muda Wujudkan Ekonomi Biru
Program Padat Karya Ditjen Perikanan Budidaya KKP 2021 Serap 3.124 Pekerja
Kasal Tantang Penyebar Isu Tunjuk Hidung Perwira AL Terima Sogokan Rp4,2 Miliar
Tingkatkan Pengamanan Hasil Laut, Sumut Segera Operasikan Kapal Ini
Jaga Ekosistem Laut Lewat Gebrakan Penangkapan Ikan Terukur
Jaring-jaring Makanan di Laut Beserta Penjelasannya, Mudah Dipahami
Jokowi: Kekayaan Laut Harus Dimanfaatkan Secara Arif dengan Prinsip Blue Ekonomi