Profesi yang Bakal Dibutuhkan di Ibu Kota Baru
Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengungkapkan potensi ekonomi kreatif di Ibu Kota baru sangat memungkinkan untuk digali. Namun, di awal proses pemindahan Ibu Kota yang akan dimulai pada 2021 mendatang ada satu profesi yang akan sangat diminati, yaitu arsitek.
Pemerintah telah memutuskan lokasi ibu kota baru berada di Kalimantan Timur, tepatnya sebagian di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian lagi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Lalu profesi apa saja yang berpotensi dan sangat dibutuhkan di Ibu Kota baru tersebut?
Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengungkapkan potensi ekonomi kreatif di Ibu Kota baru sangat memungkinkan untuk digali. Namun, di awal proses pemindahan Ibu Kota yang akan dimulai pada 2021 mendatang ada satu profesi yang akan sangat diminati, yaitu arsitek.
"Sekarang untuk arsitek kan dibawa ke sana juga," kata dia, saat ditemui di Menara Batavia, Jakarta, Selasa (27/8).
Profesi yang berkaitan dengan asritektur akan sangat dibutuhkan di Ibu Kota baru sebab dalam beberapa tahun pertama proses pemindahan adalah fokus pada pembangunan, baik itu gedung, maupun tata ruang dan kota. Oleh karena itu, selain arsitek, profesi interior design juga sangat dibutuhkan di Ibu Kota baru tersebut.
"Untuk interior design mereka di awal-awal ini akan sangat sibuk selama beberapa tahun ke depan," ujarnya.
Namun, sektor bisnis utama yang akan selalu berkelanjutan, Triawan mengungkapkan tidak lain dan tidak bukan adalah bisnis makanan. Jika arsitektur hanya dibutuhkan saat proses pembangunan, bisnis urusan perut tersebut akan terus dibutuhkan selamanya.
"(bisnis) Kuliner," tutupnya.
Baca juga:
2024, PNS akan Mulai Pindah ke Ibu Kota Baru
Wapres JK Ungkap Alasan Pemindahan Ibu Kota Tak Bisa Disamakan dengan Malaysia
VIDEO: MenPAN-RB Ingatkan ASN Harus Siap Ditempatkan di Mana Saja
Wapres JK: Kita Ingin Ibu Kota Baik, Tentu Perencanaannya Harus Baik
Gerindra Ingin Pemerintah Tanggung Semua Biaya Pembangunan Ibu Kota Baru
Agung Podomoro Jual Properti Rp700 Juta di Kalimantan Timur