LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Produksi melimpah, ESDM pede Indonesia tak perlu impor gas pada 2019

Produksi melimpah, ESDM pede Indonesia tak perlu impor gas pada 2019. Sebelumnya ladang gas di Jangkrik didesain untuk dapat memproduksi LNG pada kisaran 400 hingga 450 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Namun dalam perkembangannya ternyata dapat menghasilkan hingga 600 MMSCFD LNG.

2017-07-12 13:42:23
Migas
Advertisement

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprediksi Indonesia tidak perlu melakukan impor Liquified Natural Gas (LNG) pada 2019. Ini disebabkan karena bagusnya produksi LNG dalam negeri.

"Kemungkinan tidak impor (pada 2019). Terutama beberapa ladang gas dengan berhasilnya Eni (perusahaan migas asal Italia) yang di Jangkrik, kan maju nih ternyata bagus," ungkap Dirjen Migas Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratmaja, di sela-sela acara Gas Indonesia Summit and Exibition, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (22/7).

Dia menjelaskan, sebelumnya ladang gas tersebut didesain untuk dapat memproduksi LNG pada kisaran 400 hingga 450 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Namun dalam perkembangannya ternyata dapat menghasilkan hingga 600 MMSCFD LNG.

"Tadinya didesain untuk 400 sampai 450 ternyata bisa sampai 600 mm," jelasnya.

"Jadi kemungkinan 2019 tidak perlu impor karena produksi kita ternyata bagus," katanya.

Sebelumnya, diberitakan berdasarkan Neraca Gas Bumi Indonesia yang diluncurkan Kementerian ESDM, Indonesia dikatakan akan mulai mengimpor gas pada 2019. Ini disebabkan naiknya kebutuhan gas dalam negeri.

Baca juga:
Juli, PGN alirkan gas ke perusahaan kertas di Bekasi
Pasokan gas bumi andal, Batam jadi surga baru bagi investor
Jamin ketersediaan gas bumi, PGN bangun pipanisasi di Duri-Dumai
Depok dapat 4.000 sambungan jaringan gas rumah tangga
Menperin sebut 3 industri siap beli gas blok abadi Masela
Qatar punya ladang gas terbesar dunia, tak habis 56 tahun ke depan
PGN gandeng Jasa Tirta II bangun infrastruktur gas bumi

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.