LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Produk senjata dilirik banyak negara, Pindad pede target pendapatan Rp 2,7 T tercapai

PT Pindad menargetkan pendapatan sebesar Rp 2,7 triliun tahun ini. Angka tersebut meningkat sekitar Rp 500 miliar dari tahun sebelumnya. Sejumlah negara sudah melirik senjata produksinya dan tengah dilakukan penjajakan. Sejumlah negara peminat datang dari Asia Tenggara.

2017-10-10 10:31:35
PT Pindad
Advertisement

PT Pindad menargetkan pendapatan sebesar Rp 2,7 triliun tahun ini. Angka tersebut meningkat sekitar Rp 500 miliar dari tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, mengaku optimistis angka tersebut akan tercapai. "Semoga tahun 2019 bisa menyentuh Rp 2,9 triliun sampai Rp 3 triliun," kata Abraham Mose, usai peletakan batu pertama perluasan pabrik munisi di PT Pindad Turen, Kabupaten Malang, kemarin.

Mose menegaskan, sejumlah negara sudah melirik senjata produksinya dan tengah dilakukan penjajakan. Sejumlah negara peminat datang dari Asia Tenggara. "Target ekspor, sudah penjajakan dengan sejumlah negara ASEAN, yang tentunya berupa ekspor amunisi maupun senjata," terangnya.

"Target (ekspor) tahun ini 40 persen, tetapi baru berjalan antara 10-15 persen. Itu masih terus kita kejar," tambahnya.

Mose juga menegaskan, bahwa ekspor persenjataan memiliki aturan ketat yang harus dipatuhi. Karena itu, pihaknya wajib menjalankan setiap regulasi yang diterapkan.

"Tapi hal ini kalau bicara ekspor harus taat juga pada Undang-undang. Perizinan dari Kementerian pertahanan dan izin dari panglima TNI," tandasnya.

PT Pindad (persero) memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 700 Miliar. Sebagian besar dari dana tersebut digunakan untuk produksi lini Munisi Kaliber Kecil (MKK). Pihaknya sedang meningkatkan kapasitas produksi yang masih di angka 165 juta butir per tahun menjadi 275 juta per tahun.

Baca juga:
Bos Pindad banggakan kualitas senjata dan amunisi buatannya
PT Pindad jajaki kerja sama dengan vendor asing demi penuhi kebutuhan amunisi
Tingkatkan produksi amunisi, PT Pindad perluas pabrik senilai Rp 400 miliar
BUMN belum tau rencana pemindahan pabrik PT Pindad dan PT DI ke Lampung
Polri mengaku pesan 5.000 senjata api ke Pindad
Imparsial: Presiden dan DPR harus mengevaluasi Panglima TNI
PT Pindad benarkan BIN pesan 517 senjata laras panjang

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.