LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Produk herbal dan cemilan tradisional mulai disukai dunia

Permintaan berbagai produk kuliner ke pasar dunia belum sebanding dengan produksi UMKM yang kurang memadai.

2014-10-12 11:34:00
Ekonomi Indonesia
Advertisement

Dengan cita rasa yang khas dan menyehatkan, berbagai hasil produk herbal dan kuliner yang dibuat para pengusaha usaha mikro kecil menengah (UMKM) Indonesia, sudah merambah dan diminati pasar dunia. Bahkan, ekspor berbagai produk herbal menembus pasar Eropa, Tiongkok, Singapura, Belgia, Amerika Serikat, Afrika, Kamerun dan Nigeria.

Direktur Mutigo Indonesia, Fatmi Woro Dwimartanti mengatakan berbagai produk herbal dan makanan ringan tersebut termasuk keripik singkong, kentang, ikan olahan, cokelat, jelly, cabai olahan, teh, sari temulawak, dan jamu herbal. "Diminati karena dibumbui rempah-rempah alami yang berkualitas, sehingga menghasilkan cita rasa yang khas," ujarnya seperti dilansir antara, Minggu (12/10).

Dia menegaskan ekspor produk herbal dan kuliner tradisional ini mencapai dua kontainer per bulan. Saat ini, minat pasar dunia terhadap berbagai hasil produk herbal dan kuliner sangat tinggi, karena produk tersebut tidak mengandung bahan pengawet, kimia yang membahayakan kesehatan konsumen.

"Apapun produk kuliner yang ditawarkan, pasti akan laku di pasar dunia karena kuliner tersebut bahan baku alamiah dan diolah secara tradisional," ujarnya.

Permintaan berbagai produk kuliner pasar dunia belum sebanding dengan produksi UMKM yang kurang memadai. Sehingga perlu upaya peningkatan kualitas dan produksi, sehingga kerajinan ini berkembang dan menjadi tumpuan perekonomian masyarakat.

Untuk itu, kata dia, pelaku UMKM harus lebih kreatif dalam mengembangkan usahanya, agar dapat memenuhi permintaan pasar dunia yang tinggi. "Peluang usaha makanan herbal sangat besar karena didukung ketersediaan bahan baku yang berlimpah, jadi bagaimana memanfaatkan sumber daya alam tersebut untuk mengoptimalkan usaha kuliner dan herbal tersebut," katanya.(mdk/arr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.