LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Presiden Trump Tutup Pemerintahan AS, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia

Ekonom Insitute For Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, pemberlakuan shutdown oleh Trump tersebut mungkin kecil secara dampak untuk dirasakan ke Indonesia. Meski demikian, aliran modal investasi diperkirakan terganggu untuk masuk ke dalam negeri.

2018-12-23 16:00:00
Donald Trump
Advertisement

Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi melakukan shutdown atau tutup pemerintahan usai permintaan dana untuk pembangunan tembok perbatasan Meksiko-AS tidak disetujui oleh Senat. Adapun keputusan sepihak ini telah diberlakukan Donald Trump sebanyak tiga kali.

Ekonom Insitute For Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, pemberlakuan shutdown oleh Trump tersebut mungkin kecil secara dampak untuk dirasakan ke Indonesia. Meski demikian, aliran modal investasi diperkirakan terganggu untuk masuk ke dalam negeri.

"Di sektor keuangan shutdown meningkatkan ketidakpastian bagi investor global sehingga mengalihkan dana dari pasar modal ke safe haven. Ini terlihat oleh penguatan Yen sebesar 1,36 persen dalam sepekan terakhir terhadap dolar AS. Aliran modal investasi yang masuk berkurang juga ke indonesia," ucapnya kepada Liputan6.com, Minggu (23/12).

Advertisement

Ia pun menyebutkan, efek ketidakpastian shutdown turut dapat membawa pengaruh bagi fluktuasi mata uang rupiah di tahun mendatang. "Rupiah beresiko kembali melemah pada awal 2019 di kisaran 14.650-14.800," ujarnya.

Meski dampaknya lebih dirasakan kepada investor global, Bhima berharap momen shutdown tidak mempengaruhi lalu lintas perdagangan RI, terutama kegiatan ekspor-impor Indonesia.

"Jika shutdown berlanjut harapannya tidak mengganggu operasional ekspor impor dengan Indonesia. Karena yang di tutup sebagian adalah layanan pemerintahan yang tidak esensial jadi bukan yang berkaitan dengan ekonomi perdagangan," tandasnya.

Advertisement

Sependapat, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menjelaskan, dampak shutdown lebih bersifat internal dan akan dirasakan kepada negara terkait atau Amerika sendiri. Jika pun sentimen shutdown mempengaruhi perekonomian Indonesia, dipastikan hal tersebut hanya bersifat sementara saja.

"Selama ini shutdown government itu lebih bersifat internal Amerika dan dampaknya sendiri itu minimal ke global khususnya ke indonesia. Terutama lagi kondisi ini dapat dipastikan jangka pendek," tandasnya.

Sumber: Liputan6

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Baca juga:
Inalum Sebut Tak Ada Aset Digadaikan Untuk Beli Freeport
PLN Upayakan Jaringan Listrik di Banten Pulih Hari Ini
Harga Daging Ayam Kampung di Ambon Tembus Rp 150.000 per Ekor
Pasca Tsunami, Layanan Penyeberangan Merak-Bakauheni Beroperasi Normal
Puncak Arus Mudik, Pertamina Buka Layanan Siaga 24 Jam
Peleburan BP Batam Bisa Jadi Boomerang Buat Jokowi di Tahun Politik
Jokowi: Indonesia Masih Impor Cokelat

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.