LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Presiden Korsel sepakat tingkatkan investasi di RI hingga dua kali lipat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Presiden korea Selatan Moon Jae-In telah sepakat untuk bekerja sama di berbagai bidang, salah satunya terkait percepatan industrialisasi di Indonesia. Untuk itu, pemerintah kedua negara sepakat untuk peningkatan investasi Korea Selatan hampir dua kali lipat di tahun 2017 ini.

2017-11-10 16:01:20
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Presiden korea Selatan Moon Jae-In telah sepakat untuk bekerja sama di berbagai bidang, salah satunya terkait percepatan industrialisasi di Indonesia.

Untuk itu, pemerintah kedua negara sepakat untuk peningkatan investasi Korea Selatan hampir dua kali lipat di tahun 2017 ini.

"Beberapa hal yang dibahas, antara lain kesepakatan meningkatkan kemitraan kedua negara special strategic partnership dengan penajaman akselerasi industrialisasi di Indonesia," kata Jokowi seperti dikutip Setkab.go.id, Jumat (10/11).

Advertisement

Data investasi Korsel di Indonesia menunjukkan, pada tahun 2015 total nilai investasi Korsel di Indonesia mencapai USD 1,21 miliar. Sementara volume perdagangan yang meningkat 19,3 persen pada tahun 2017 ini, menurut Presiden Jokowi akan terus ditingkatkan.

Kerja sama industri kreatif yang telah dibahas dalam kunjungan Presiden Jokowi ke Korea Selatan tahun 2016 lalu, menurut Presiden, juga telah ditindaklanjuti antara lain telah dibukanya Korea Creative Content Agency di Jakarta Oktober 2016.

Sebelumnya, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menyatakan minatnya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dengan pemerintah Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan dikirimnya utusan khusus langsung setelah dia dilantik.

Advertisement

"Diplomasi Korea dan Indonesia selama ini berjalan baik. Diplomasi Asia selama ini lebih ke Jepang, China dan Rusia. Tapi saya lihat diplomasi Korea harus ke cakrawala baru dan Indonesia punya prospek yang baik," ucapnya seperti dikutip Antara, Kamis (9/11).

Baca juga:
BPJSTK gandeng BKPM sisir perusahaan belum patuhi kewajiban pemberian jaminan sosial
Tingkat keselamatan industri penerbangan Indonesia diklaim lampaui standard dunia
Nilai tukar Rupiah sempat terperosok ke level Rp 13.572 per USD
Akses internet pakai WiFi AirAsia, penumpang cukup bayar Rp 30.000 sampai Rp 60.000
Bos OJK prediksi ekonomi Indonesia di 2018 akan lebih baik
OJK buka peluang jika investor Jepang ingin kuasai 40 persen lebih saham Bank Danamon
Gandeng Indosat, AirAsia maskapai pertama RI sediakan WiFi di penerbangan murah

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.