Presiden Jokowi tinjau rumah cicilan Rp 700.000/bulan di Kaltim
Harga rumah berkisar Rp 128 juta hingga Rp 135 juta dengan cicilan 1,3 juta selama 10 tahun, 1,050 juta selama 15 tahun, dan Rp 780.000-an selama 20 tahun.
Presiden Joko Widodo meninjau proyek penyediaan rumah tapak (landed house) murah bercicilan Rp 700.000-an setiap bulan di perumahan Pesona Bukit Batuah yang berlokasi Batu Ampar Balikpapan Timur, Kalimantan Timur, Kamis.
Saat peninjauan ini, Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta sejumlah pejabat terkait seperti Menteri BUMN Rini Soemarno, Mensesneg Pratikno, dan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.
Setelah meninjau, Presiden mengatakan di kawasan itu baru dibangun 500 unit rumah dari rencana sebanyak 4.000 unit yang akan dibangun.
"Yang pesan tadi saya tanya sudah 2.000, artinya tinggal bangun karena yang pesan sudah ada yang antre sudah banyak karena memang baru 500 ini akan diselesaikan, akan terus ditambah sampai nanti semuanya 4.000 unit kurang lebih," kata Presiden.
Harga rumah berkisar Rp 128 juta hingga Rp 135 juta dengan cicilan 1,3 juta selama 10 tahun, 1,050 juta selama 15 tahun, dan Rp 780.000-an selama 20 tahun.
"Ini perbulan jadi untuk masyarakat saya kira subsidi yang kita berikan ini sangat membantu," ujarnya.
Proyek rumah tapak bernama Pesona Bukit Batuah tersebut rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 21 hektare.
Secara total, rumah yang akan dibangun mencapai sekitar 1.291 unit yang diperuntukkan bagi kalangan MBR. Adapun, pembangunan proyek perumahan Pesona Bukit Batuah dimulai sejak 2015.
Rumah yang dibangun bagi kalangan wong cilik ini memiliki tipe 36/87,5 dengan harga per unit rata-rata Rp 135 juta.
Untuk akses KPR, masyarakat cukup mengeluarkan DP sebesar 1 persen dan bunga cicilan tetap 5 persen (fixed) hingga 20 tahun.
Baca juga:
Strategi jitu manfaatkan turunnya uang muka rumah
Dukung pemerintah Jokowi, REI bangun 210.000 rumah subsidi
Bangun perumahan sekitaran LRT, Adhi Karya bentuk anak usaha baru
Median harga rumah di Surabaya tembus Rp 12,59 juta per m2
Dukung program 1 juta rumah, BTN terbitkan obligasi Rp 5 triliun