LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Presiden Jokowi sentil BUMN tak serius garap proyek infrastruktur

Jokowi mengakui perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lebih memilih untuk memiliki proyek infrastruktur, bukan malah membangun. Padahal, proyek-proyek tersebut bisa dijadikan harta untuk disekuritisasi.

2016-11-09 16:00:34
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo mengakui perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lebih memilih untuk memiliki proyek infrastruktur, bukan malah membangun. Padahal, proyek-proyek tersebut bisa dijadikan harta untuk disekuritisasi.

Sekuritisasi ini sendiri merupakan konversi piutang menjadi surat berharga yang dapat diperdagangkan, meliputi piutang pokok dan bunga.

Jokowi menilai, banyak pembangunan infrastruktur terhambat karena kesulitan dana. Padahal, seharusnya proyek infrastruktur bisa didorong lebih cepat melalui dana segar dari sekuritisasi.

Advertisement

"Kita itu senangnya memiliki. Saya katakan ke Waskita, Jasa Marga, Wijaya Karya, tugas kamu itu membangun (infrastruktur) sebanyak-banyaknya. Bukan memiliki," ujar Jokowi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (9/11).

Mantan Wali Kota Solo ini menambahkan, jika proyek-proyek infrastruktur tersebut hanya mengandalkan perputaran uang dari hasil pembangunan yang dilakukan, maka dana yang terhimpun akan sulit untuk mendanai proyek lainnya.

Namun, jika sekuritisasi dilakukan, pemerintah maupun perseroan akan mendapat dana segar dan bisa membiayai proyek-proyek lainnya. Hal ini dinilai sebagai langkah untuk mendorong percepatan pembangunan.

Advertisement

"Kalau dimiliki selama sebulan lalu uangnya dikantongin ya tidak dapat apa-apa. Kita bertahun-tahun seperti itu. Sehingga perlu mensekuritisasi untuk dapat dana segar. Kita puter lagi uangnya," tandasnya.

Baca juga:
Sri Mulyani kawal proyek infrastruktur strategis yang digarap BUMN
Kuartal III-2016, laba bersih Pertamina naik 209 persen jadi Rp 37 T
Kejati Jatim periksa kembali Dahlan Iskan, Wisnu absen karena sakit
PLN: Malaysia masih akan suplai listrik Kalbar di 2017
Tinjau hanggar, Jokowi minta Menteri Rini bangun di Batam dan Papua
Menko Darmin sebut pembagian jaringan rugikan Telkom
Pindad gandeng Swedia produksi rudal dan radar canggih

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.