Presiden Jokowi resmikan Tol Depok-Antasari seksi I
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi I ruas Antasari Brigif sepanjang 5,8 km di Gerbang Tol Cilandak Utama, Jakarta Selatan. beroperasinya ruas tol Desari ini juga akan meningkatkan konektivitas antara jakarta dengan kota-kota penyangganya.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi I ruas Antasari Brigif sepanjang 5,8 km di Gerbang Tol Cilandak Utama, Jakarta Selatan.
"Semoga dan saya berharap tol Antasari ini dapat mempercepat mobilitas barang dari Antasari dan juga Depok. Ini kerjasama dengan pihak swasta dan BUMN. Jika kerjasama ini terus dilakukan maka percepatan pembangunan jalan tol di tanah air akan semakin cepat dilaksanakan," tuturnya di proyek tol Antasari-Depok, Jakarta, Kamis (27/9).
Tak hanya itu, beroperasinya ruas tol Desari ini juga akan meningkatkan konektivitas antara jakarta dengan kota-kota penyangganya seperti Kota Depok, Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.
"Keberadaan Tol Depok Antaseri merupakan jalur alternatif bagi warga Jakarta menuju daerah Depok, Bogor dan sekitarnya. Apalagi saat ini kemacetan di Tol Jagorawi kerap terjadi akibat adanya sejumlah pekerjaan jalan," tutur Direktur Utama PT. Citra Waspphutowa Djoko Sapto M. Mulyo.
Pembangunan Tol Desari ini terbagi dalam tiga seksi yaitu, seksi I ruas Antasari Brigif/Cinere sepanjang 5,80 km, seksi II ruas Brigif Sawangan sepanjang 6,30 km dan seksi li Sawangan-Bojong Gede, Bogor sepanjang 9,5 Km.
Total panjang keseluruhan ruas tol Depok Antasari yaitu 21,60 km. Jalan Tol Depok Antasari rencananya juga akan terkoneksi dengan Tol Bogor Ring Road hingga Ciawi dengan penambahan ruang lingkup Rojong Gede -Salabenda sepanjang 6,5 Km.
Pelayanan transaksi seluruhnya akan menggunakan non-tunai (e-payment) melalui Gardu Tol Otomatis (GTO) Single dan GTO Multi golongan dengan menggunakan empat operator bank yaitu bank Mandri, bank BNI, bank BRI dan bank BCA. Jumlah fasilitas pendukung juga telah tersedia yaitu Unit Pelayanan Lalu Lintas seperti mobil patroli, ambulans, rescue, derek dan Patroli Jalan Raya (PJR).
Tol Desari juga memiliki pelayanan Sentral Komunikasi (Senkom). Layanan ini dilengkapi dengan 81 CCTV yang tersebar disepanjang ruas jalan tol setiap jarak 500 meter dan lokasi penting lainnya seperti di gerbang tol dan simpang susun.
Sebagai informasi, Pengusahaan tol Depok-Antasari ini dilakukan PT Citra Waspphutowa yang merupakan anak perusahaan PT Citra Marga Nusaphala Persada (CVNP).
Adapun masa konsesi pengelolaan jalan Tol Depok Antasari berlangsung selama 40 tahun hingga tahun 2056. Saat ini saham PT. Citra Waspphutowa mayoritas dimiliki PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) sebesar 62,50 persen , PT Waskita Toll Road sebesar 25 persen dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebesar 12,50 persen.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Ada Bandara Soedirman, Purbalingga gencarkan promosi wisata
Pengusaha jawab tantangan Jokowi bangun infrastruktur di luar Jawa
Bos Kadin akui swasta enggan bangun infrastruktur pedalaman
Bandara Komodo bakal layani penerbangan internasional
BKPM kumpulkan ratusan investor, tawarkan investasi Bandara Komodo