Presiden Jokowi Pamer Penerbitan Sertifikat Tanah Sudah Capai 8,5 Juta
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku ingat, pada akhir 2014 lalu dirinya mendapat laporan bahwa ada 126 juta bidang tanah di seluruh Tanah Air yang belum bersertifikat. Dari jumlah tersebut, baru 46 juta bidang yang diselesaikan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kegembiraannya atas perkembangan penerbitan sertifikat bidang tanah di Indonesia yang kini tembus mencapai jutaan sertifikat. Kegembiraan itu disampaikannya dalam unggahan akun media sosial instagramnya @jokowi.
Jokowi mengatakan Jika sebelumnya, setiap tahun hanya bisa menerbitkan 500 ribu sertifikat, saat ini untuk 2019 sampai November saja sudah 8,5 Juta bidang tanah yang memperoleh sertifikat.
"Alhamdulillah sejak tahun 2017, pendaftaran bidang tanah di Indonesia meningkat lebih sepuluh kali lipat. Dari lima juta lembar sertifikat pada 2017, naik jadi sembilan juta tahun 2018 dan sampai November 2019 sudah 8,5 juta," kata Jokowi seperti dikutip dari akun instagramnya yang dilengkapi dengan ilustrasi karikatur, Minggu (24/11).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku ingat, pada akhir 2014 lalu dirinya mendapat laporan bahwa ada 126 juta bidang tanah di seluruh Tanah Air yang belum bersertifikat. Dari jumlah tersebut, baru 46 juta bidang yang diselesaikan.
Jokowi Akui Dulu Sangat Sulit Urus Sertifikat Tanah
Sementara, setiap tahun badan pertanahan hanya bisa menerbitkan 500 ribu sertifikat.
"Saya pernah merasakan jadi rakyat biasa, tahu betapa sulit dan berbelitnya mengurus sertifikat hak atas tanah. Kalau masih terus begitu, butuh 160 tahun lagi untuk menyelesaikan semua sertifikat lahan di Indonesia ini," kata Jokowi.
Hingga berita ini diturunkan, postingan kepala negara ini pun mendapatkan jumlah like mencapai 255 ribu lebih dari netizen. Sementara kolom komentar dibanjiri mencapai 3.881 orang.
(mdk/idr)