LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Presiden Jokowi Nilai Krisis Corona Momentum RI Lakukan Reformasi Struktural

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dalam kongres luar biasa Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat secara virtual. Dalam sambutannya, Jokowi berbicara mengenai krisis di tengah pandemi Covid-19 yang memberi banyak pelajaran berharga.

2020-08-08 14:00:00
Virus Corona
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dalam kongres luar biasa Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat secara virtual. Dalam sambutannya, Jokowi berbicara mengenai krisis di tengah pandemi Covid-19 yang memberi banyak pelajaran berharga.

"Ketua Umum dan seluruh jajaran pengurus partai Gerindra yang saya hormati, krisis yang sedang kita hadapi memberi banyak pelajaran berharga, yang kurang kita perbaiki, yang lemah kita perkuat, yang lambat kita percepat," kata Presiden Jokowi, Sabtu (8/8).

Menurut Presiden Jokowi, situasi krisis ini menjadi momentum untuk reformasi struktural. Melakukan transformasi, meninggalkan cara-cara lama, serta membangkitkan kekuatan sendiri dan melakukan lompatan-lompatan kemajuan. Sebagai contoh, katanya, di bidang ketahanan pangan.

Advertisement

WHO telah memperingatkan bahwa pandemi Covid-19 bisa berdampak kepada krisis pangan. Maka itu, langkah yang dia ambil adalah menunjuk Prabowo Subianto memimpin proyek lumbung pangan nasional.

"Karena itu saya telah menugaskan Bapak Prabowo sebagai menteri pertahanan untuk memperkuat cadangan strategis pangan nasional yang segera akan. kita bangun di Kalimantan Tengah," ucapnya.

Sehingga, kata Presiden Jokowi, negara mampu memproduksi apa yang menjadi kebutuhan pangan dan memperkuat ketahanan nasional. khususnya di bidang pangan.

Advertisement

SDM Besar Menjadi Modal RI Berdikari

Presiden Jokowi yakin bahwa Indonesia memiliki modal dasar yang sangat kuat untuk berdiri di atas kaki sendiri dengan jumlah penduduknya. Menurutnya, 267 penduduk Indonesia adalah kekuatan dan pasar yang sangat besar bagi produk-produk buatan dalam negeri.

"Kita juga memiliki penduduk dengan usia produktif yang sangat besar yang juga menjadi kekuatan produktif negara kita. Saatnya kita melihat apa saja yang menjadi kekuatan kita untuk melakukan lompatan-lompatan kemajuan itu," ucapnya.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.