Presiden Jokowi minta Bulog salurkan 400.000 ton rastra hingga April
Presiden Jokowi meminta Perum Bulog segera menambah penyaluran beras sejahtera (rastra) menjadi 400.000 ton hingga April 2018. Selain itu, Jokowi juga meminta agar Perum Bulog terus melakukan operasi pasar.
Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik atau Perum Bulog segera menambah penyaluran beras sejahtera (rastra) menjadi 400.000 ton hingga April 2018. Ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti yang merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Sampai Maret ini kurang lebih masih nambah sekitar 250 ribu ton, kemudian tambah tadi presiden izinkan April diguyurkan juga 400 ribu ton," kata Djarot usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/3).
Mantan Direktur UMKM BRI ini mengatakan, saat bertemu Jokowi, dirinya sudah menyatakan siap mempercepat penyaluran rastra. Target distribusi 400.000 ton rastra pada April mendatang dipastikan terealisasi.
"Jadi sampai Maret ini kekurangannya 250 ribu ton, kemudian khusus April yang ditarik maju ini sekitar 150. Stoknya ini cukup banyak dong," ujarnya.
Djarot menambahkan, selain diminta mempercepat penyaluran rastra, Jokowi juga meminta agar Perum Bulog terus melakukan operasi pasar. "Jangan bicara serapan hari ini, bicara bagaimana nurunkan harga. Jadi kita ditambah operasi pasar sesuai permintaan Presiden," tandas dia.
Baca juga:
Beras impor Bulog tak laku di pasar meski dijual murah
Tiba dari Vietnam, 10.000 ton beras impor cukup penuhi 4 bulan kebutuhan warga NTT
Mengaku surplus, Pemprov Bali tolak rencana impor beras
Sudah dikucurkan 1.000 ton, namun harga beras di Banyumas masih tinggi
Bulog Aceh sebut cadangan beras cukup hingga Juni 2018